HukumLintas Nusa

FKUB Jember Prihatin dengan Insiden Kekerasan di Jawa Barat dan Yogyakarta

NUSANTARANEWS.CO, Jember – Ketua FKUB Jember Abdul Muis kepada suluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terpancing berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Jika memang kurang jelas hendaknya dikomunikasikan kepada tokoh-tokoh agamanya masing-masing sehingga tidak terjadi kesalahan pemahaman dan penyikapannya.

FKUB diketahui menyambangi Kodim 0824 Jember dalam rangka silaturahim sekaligus membahas kondusifitas Kabupaten Jember. “Silaturahmi biasa namun kita juga membicarakan hal-hal dalam rangka meningkatkan rasa saling hormat menghormati antar umat beragama masyarakat Kabupaten Jember,” kata Abdul Muis, Rabu (14/2).

Ia menuturkan, upaya ini juga dapat dikatakan sebagai upaya antisipatif terhadap kejadian-kejadian intoleransi yang terjadi di Jawa Barat dan Yogyakarta sehingga jangan sampai terjadi di Jember.

Baca juga: Intoleransi Sudah Saatnya Diganjar Kartu Merah

Atas pertimbangan situasi di beberapa wilayah akhir-akhir ini dengan adanya tanda-tanda tindakan intoleransi di sejumlah kota seperti Yogyakarta dan Jawa Barat. Tokoh agama Jember merasa prihatin dengan insiden-insiden tersebut sehingga berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar tak menimpa masyarakat di Kabupaten Jember.

Baca Juga:  Ratusan Tukang Becak di Tulungagung Deklarasi Dukung Prabowo Presiden 2024

Untuk itu FKUB Kabupaten Jember melaksanakan audensi dengan berbagai pihak dalam rangka mengantisipasi hal-hal terkait intoleransi tersebut jangan sampai terjadi di Jember.

Audiensi ini disambut langsung Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar. “Kabupaten Jember pada umumnya hingga saat ini kondusif, dari semua elemen masyarakat masih dapat menjaga keamanan,” ujar Dandim.

Baca juga: Muhasabah Kebangsaan, Bahaya Laten Intoleransi

Ia berharap kondusifitas Kabupaten Jember ini dapat terpelihara dan masyarakat secara individual tetap menjaga keamanan dan mematuhi hukum dan tidak mudah terpancing provokasi kejadian intoleran yang terjadi di luar Kabupaten Jember.

Terkait kedatangan tokoh-tokoh agama dari FKUB Jember ini merupakan himbauan kepada masyarakat untuk agar selalu menjaga rasa saling hormat menghormati antar umat beragama.

Baca juga: PBNU: Apapun Alasannya, Kekerasan Tak Bisa Dibenarkan

“Himbauan khusus kepada masyarakat agar kembali menghayati dan memahami nilai-nilai Pancasila seperti halnya pada sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari sehingga tumbuh rasa saling hormat menghormati antar umat beragama untuk mewujudkan Jember yang kondusif, Jember yang aman dan sejahtera,” katanya. (sis)

Baca Juga:  Masa Jabatan Gubernur Khofifah Segera Berakhir, Gus Fawait: Pj Gubernur Jatim Harus Penuhi Syarat Ini

Baca juga: Hentikan Persekusi, Waspadai Politik Pecah Belah!

Editor: M. Yahya Suprabana

Related Posts

No Content Available