Connect with us

Hankam

Fit & Proper Test Marsekal TNI Hadi, Imparsial: Libatkan KPK dan Komnas HAM

Published

on

Direktur Imparsial, Al Araf. (Foto Andika/Nusantaranews)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Direktur Imparsial Al Araf menilai tepat langkah presiden mengusulkan Kepala Staf AU Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI. Menurutnya, dalam Pasal 3 UU TNI Nomor 34 Tahun 2004 pergantian Panglima TNI menyebutkan secara implisit alangkah baiknya dilakukan rotasi dari setiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai kepala staf angkatan.

“Langkah presiden yang memajukan KASAU untuk dimajukan ke DPR adalah sesuatu yang baik. Hal ini tentu sejalan dengan semangat UU TNI yang secara implisit mensyartkan kepada presiden agar melakukan pergantian secara bergiliran antar angkatan,” kata Al Araf saat dihubungi NusantaraNews.co, Jakarta, Selasa (5/11/2017).

Al Araf mengatakan, DPR harus segera melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk memastikan kelayakan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI.

“Dengan pengajuan calon Panglima TNI baru itu, maka sudah sepatutnya DPR segera untuk melakukan proses fit dan proper test dan meminta masukan dari lembaga seperti KPK, Komnas HAM dan lainnya,” katanya.

 

Loading...

Dikatakan Al Araf, uji kelayakan tersebut sangat penting guna memastikan komitmen calon Panglima TNI untuk melakukan reformasi birokrasi di tubuh TNI.

“DPR tetap perlu melakukan uji kompetensi, komitemen dan integritas calon panglima TNI baru dalam proses fit and proper test, khususnya terkait dengan komitmen untuk melakukan transformasi TNI ke arah yang lebih profesional dan modern, penghormatan terhadap nilai HAM dan komitmen anti korupsi serta mendukung agenda reformasi TNI. Penting untuk panglima baru mendorong peningkatan kesejahteraan prajurit,” terangnya.

Dirinya mengingatkan pergantian Panglima TNI harus menyentuh hal-hal yang mendasar dalam rangka membangun tentara yang profesional dan modern.

Baca Juga:  Progres 98 ‘Duelkan’ Panglima TNI dan Presiden Jokowi

“Pergantian Panglima TNI sudah sepatutnya tidak hanya sebatas pergantian prosedural semata tetapi perlu menjadi momentum untuk membangun dan meningkatkan tentara yang profesional dan modern,” pungkasnya.

Reporter: Syaefuddin Al Ayubbi
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler