Connect with us

Mancanegara

Family Link: Google Ciptakan Aplikasi Monitoring Orang Tua Terhadap Aktivitas Online Anak

Published

on

Google tengah mengembangkan sebuah aplikasi, Family Link sebagai pantauan digital untuk orang tua terhadap mengelola aktivitas online anak-anak mereka. Foto: Google Blog.

NUSANTARANEWS.CO – Maraknya penggunaan ponsel pada kalangan anak-anak mustinya memang harus diimbangi dengan pengawasan yang maksimal dari orang tua. Bagi para orang tua yang peduli terhadap aktifitas yang dilakukan anak dengan gadger mereka, sekarang mungkin akan memiliki teknologi yang membangtu para orang tua menentukan batasan digital terhadap anak mereka.

Dilaporkan Daily Mail, sebuah pennelitian mengungkapkan bahwa di Australia 50 persen anak-anak dengan rentang usia antara 2 hingga 12 tahun telah memiliki ponsel atau tablet sendiri.

Kebanyakan orang tua yang ingin memberikan batasan terhadap penggunaan ponsel pada anaknya dalam menggunakan internet mengaku menemui kesulitan.

Namun, mungkin ini akan menjadi sebuah jawaban, Google tengah mengembangkan sebuah aplikasi yang tidak diragukan lagi akan datang sebagai pantauan digital untuk orang tua terhadap anaknya yang selama ini menemui kesulitan untuk mengelola aktivitas online anak-anak mereka. Sebuah aplikasi bertajuk Family Link.

Aplikasi tersebut tersedia di perangkat Android untuk membantu orang tua atau pengasuh untuk mengatur serangkaian perilaku ternasuk memantau waktu menonton, mengawasi aplikasi yang mereka gunakan, serta menyetel waktu tidur anak. “Meski aplikasi tersebut tetap tidak dapat membuat layanan atau aplikasi orang dewasa aman untuk anak, akan tetapi setidaknya Family Link dapat menempatkan orang tua tetap berada dalam fungsi pengawasannya dan menetapkan aturan dasar tertentu tentang bagaimana anak-anak menggunakan ponselnya,” ungkap pihak Google dalam sebuah pernyataan.

Google merancang aplikasi tersebut untuk mendukung Esafety, pengawas internet pemerintah yang telah mengeluarkan pernyataan bahwa penting untuk membantu anak-anak menggunakan teknologi dengan aman.

Pihak keamanan (polisi) di seluruh dunia juga telah mendesak orang tua untuk berperan aktif dalam mengelola aktivitas online anak-anak mereka.

Sebab, maraknya tindakan cyber bullying dan perilaku online yang tidak aman menyebabkan peningkatan masalah kesehatan mental, terutama di kalangan orang muda yang menggunakan media sosial jauh di bawah usia 13 tahun.

Oleh karena itu Family Link dari Google mungki merupakan sebuah jawaban dari rekomendasi untuk tetap online dalam koridor yang aman termasuk memberikan orang tua kesempatan untuk lebih terbuka dam berdiskusi dengan anknya tentang bagaimana menggunakan media elektronik dengan aman.

Penulis: Riskiana/Editor: Eriec Dieda

Terpopuler