Mancanegara

Empat Kapal Patroli Cina Kembali Memasuki Perairan Jepang

Empat Kapal Patroli Cina kembali memasuki perairan Jepang.
Empat Kapal Patroli Cina kembali memasuki perairan Jepang.

NUSANTARANEWS.CO, Tokyo – Empat Kapal Patroli Cina kembali memasuki perairan Jepang. Japan Coast Guard melaporkan bahwa keempat kapal patroli milik Cina tersebut memasuki wilayah perairan Jepang di lepas pantai Kepulauan Senkaku di Laut Cina Timur.

Petugas penjaga pantai Jepangn pun memperingatkan kapal-kapal itu untuk segera meninggalkan perairan.

Para pejabat mengatakan empat kapal tersebut memasuki perairan di lepas pantai Pulau Uotsuri satu per satu mulai pukul 9.40 pagi pada hari Rabu (9/12) selama sekitar 1,5 jam. Kapal-kapal itu terlihat berlayar di dalam perairan teritorial Jepang sekitar 20 kilometer utara-barat laut pulau itu dan kemudian meninggalkan area pada pukul 11.30 pagi.

Ini merupakan pelanggaran wilayah pertama di kawasan tersebut oleh kapal resmi Cina sejak 7 November, dan ke-22 kalinya pada tahun ini.

Jepang menguasai pulau Senkaku. Cina dan Taiwan mengklaimnya. Pemerintah Jepang berpendapat bahwa pulau-pulau tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Jepang, dari segi sejarah dan hukum internasional. Dikatakan tidak ada masalah kedaulatan yang harus diselesaikan atas mereka.

Baca Juga:  Iran dan Nikaragua Menandatangani Kerjasama Komprehensif Strategis

Sementara itu, pada hari Rabu (9/12), para anggota parlemen partai berkuasa Jepang telah menyetujui rencana Menteri Pertahanan untuk membangun dua kapal baru yang dilengkapi dengan sistem antirudal balistik Aegis. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Kishi Nobuo saat pertemuan urusan pertahanan dan keamanan Partai Demokratik Liberal (LDP).

Rencana kementerian tersebut merupakan salah satu alternatif pengganti bagi bagi sistem pertahanan rudal berbasis darat Aegis Ashore. Kishi menekankan dua kapal baru tersebut diperlukan untuk memastikan kemampuan Jepang membela diri secara berkelanjutan.

Kishi juga menambahkan kementerian akan melanjutkan rencana menambah dua kapal tersebut bagi armada Aegis milik Pasukan Bela Diri (SDF) Maritim.

Pemerintah berharap pembangunan dua kapal tersebut disetujui Kabinet secepatnya pekan depan. Pemerintah juga berniat mengalokasikan dana yang diperlukan dalam anggaran tahun fiskal mendatang yang dimulai pada April. (Banyu)

Related Posts

1 of 3,049