Emir Qatar Melawat ke Iran untuk Pembicaraan Bilateral Tingkat Tinggi

Emir Qatar melawat ke Iran untuk pembicaraan bilateral tingkat tinggi
Emir Qatar melawat ke Iran untuk pembicaraan bilateral tingkat tinggi/Foto: Tasnim News

NUSANTARANEWS.CO, Teheran – Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani tiba di Iran pada Kamis (12/5) kemarin dan disambut oleh Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber di ibukota Iran.

Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani memimpin delegasi tingkat tinggi politik-ekonomi, dalam kunjungan penting untuk pembicaraan tingkat tinggi dengan para pejabat Iran, termasuk Presiden Ebrahim Raisi, mengenai isu-isu bilateral dan regional.

Kunjungan pejabat tinggi Qatar ini merupakan kunjungan balasan ketika pada Februari lalu Presiden Iran melawat ke Doha dan bertemu dengan pejabat senior Qatar serta menghadiri pertemuan puncak keenam Forum Negara Pengekspor Gas (GECF).

Seperti diketahui, kunjungan Presiden Raisi ke Qatar adalah untuk pertama kalinya seorang presiden Iran dalam kurun waktu 11 tahun terakhir. Selama lawatan tersebut, Teheran dan Doha telah menandatangani 14 nota kesepahaman di bidang penerbangan, perdagangan, pelayaran, media, pembatalan persyaratan visa, listrik, standar, pendidikan dan budaya.

Qatar memiliki hubungan baik dengan Iran, yang berbagi ladang gas raksasa dengannya. Teheran mendukung Doha setelah Arab Saudi dan sekutu Arabnya memberlakukan boikot terhadap Qatar pada pertengahan 2017.

Baru-baru ini, Iran telah menyuarakan kesiapannya untuk memberi Qatar bantuan apa pun yang dibutuhkannya untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022 yang lebih baik dan lebih megah, yang dijadwalkan berlangsung dari 21 November hingga 18 Desember tahun ini di kerajaan Teluk Persia.

Salah satu opsi yang sedang dibahas adalah penggunaan hotel Iran di Pulau Kish, penerbangan tiga puluh lima menit dari Doha untuk menebus kapasitas hotel Qatar yang terbatas. Ini menggarisbawahi, kata para analis, ketegangan yang membara antara Qatar dan negara tetangga Bahrain dan Uni Emirat Arab, yang bergabung dengan Arab Saudi dalam memberlakukan blokade ekonomi dan diplomatik di negara kecil Teluk Persia itu pada 2017.

Teheran mendukung Doha selama boikot yang dipimpin Saudi terhadap Qatar, yang berakhir tahun lalu. (Banyu)