Derita Suriah dan Palestina (Ilustrasi). Foto: Dok. BBC
Derita Suriah dan Palestina (Ilustrasi). Foto: Dok. BBC

Puisi Habib Safillah Akbariski

Elegi Masa Kanak Kami!
Derita Suriah—Palestina

*

Hei dunia!
Lihatlah masa kanak Kami!
langit tampak kelam dan tanah tumpah darah
semalammalam bintangbintang tampak pijar meledakledak
“lihatlah kembang api itu”
lalu syarsyair agung nama Allah bergema sekotakota
Maka tebaklah
Kami tidur berselimut debu
tertimbun batubatu
mencari wajah ayah
wajah ibu
pada tangis tak bersuara

**

Dan saat Kami tertidur
tolong jangan ganggu
Kami tak ingin terbangun oleh misilmisil itu
lalu digendong memotong jalan berasma Allah
penuh debu!
Jangan tidurkan Kami dengan nyanyian senapan panjang dan derap sepatu perang

***

(Kami hanya Anak-Anak!)

****

Bebaskan mata Kami
Bebaskan telinga Kami
Bebaskan tangan Kami
Bebaskan mulut Kami
Bebaskan hidung Kami
Bebaskan kaki Kami!

*****

Kami hanya ingin berlari mengejar (lay)angan: tertawa, bahagia
bukan dikejar tentara: menangis dan kebingungan
Kami ingin bebas bermain tanah membangun rumah dan istana
bukan mencari wajah keluarga di sisa kepingan gedung kota

******

Izinkan Kami bernafas mengeja hidup Kami
Izinkan Kami menghembus nestapa Kami
Dan inilah nasib Kami:
menyelam dalamnya telaga air mata
seharihari mencari Ayah—Bunda

*******`

Tuhan Kami
Beri api kepada mereka yang membunuh Kami!

Rumah, 15 Juni 2017 (14.05)

Habib Safillah Akbariski, Pria kelahiran Bandung, 10 Juni 1999 ini terlahir dengan nama Habib Safillah Akbariski dari rahim orang yang paling dicintainya, Heniar dan lelaki yang bersedia berpeluh untuknya, Otto Rikintara. Secara teknis dibesarkan di Bangka Belitung sejak umur empat tahun dan belajar merantau sejak umur 15 tahun. Sekarang tengah memulai dunia perkuliahan di Prodi Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta: berharap suka dan lulus secepatnya. Info lebih lanjut beliau bisa dihubungi di Hp/Wa: 087797252549 dan aktif bersosial media di FB: Habib Safillah, Ig: Habibsafillah. Beberapa karyanya disemayamkan di habibsafillah.tumblr.com dan di tempat yang ia kehendaki.

__________________________________

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi*) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: [email protected] atau [email protected]

Komentar