Muhaimin Iskandar (Cak Imin)/Foto Ucok AA/Nusantaranews
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin). (Foto: Ucok Ala Ayubbi/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Dukungan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2019 mendatang terus mengalir. Muhaimin Iskandar diharapakan terlipih menjadi Wakil Presiden RI pada Pemilihan Umum 2019 nanti.

Kali ini, dukungan datang dari Sumatera Selatan. “Menghadapi Pemilu 2019 sebagai momentum suksesi kepemimpinan nasional kami Barisan Muda Muhaimin Iskandar (BUMI) mendeklarasikan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres RI karena kami sangat yakin dengan berbagai pengalaman dan kemampuan membangun relasi yang dimiliki Muhaimin Iskandar, layak tanding dan layak sanding pada Pemilu 2019,” kata Koordinator BUMI Sumatera Selatan melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

BUMI menjelaskan, kapasitas dan pengalaman Muhaimin Iskandar, baik di kancah perpolitikan nasional maupun di pemerintah sudah sangat mumpuni. Di bidang politik, pria yang akrab disapa Cak Imin sukses membesarkan PKB yang kini tampil sebagai salah satu partai politik terbesar di tanah air.

“Muhaimin Iskandar memulai karir politiknya benar–benar dari bawah. Dengan usia yang relatif masih muda, Muhaimin Iskandar mempunyai pengalaman yang tidak semua politisi muda mempunyai, pengalaman menjadi anggota DPR RI 4 periode, ketua DPR RI termuda dalam sejarah parlemen Indonesia tahun 1999, tiga periode menjadi ketua umum partai politik dan menjadi Mentri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI pada periode Pemerintahan SBY–Budiono. Muhaimin Iskandar juga teruji mampu membangun soliditas dan komitmen, di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar menjadi PKB menjadi pendukung Presiden Susilo Bambang Yudoyono sampai selesai dan menjadi kekuatan utama kemenangan Jokowi–Jusuf Kalla,” papar BUMI.

Tak hanya di level nasional, di dunia internasional pun Cak Imin memiliki relasi yang sangat luas. Yang paling mengesankan adalah bagaimana Cak Imin terus aktif mengkampanyekan Islam yang ramah dan menyakinkan ke dunia bahwa Islam Indonesia bisa menjadi solusi dan rujukan dunia seperti yang ditunjukkan pada saat pertemuan dengan para Duta Besar negara–negara Eropa, Rusia dan berbagai kesempatan lainya.

“Muhaimin Iskandar juga terus aktif membangun solidaritas global kususnya dalam hal kemanusiaan seperti sikap tegas perjuangannya menggerakkan berbagai pihak untuk solidaritas penanganan krisis kemanusian Rohingya di Myanmar dan kelaparan di Yaman dan isu kemanusiaan lainya,” katanya.

Di dalam negeri, Cak Imin juga terus aktif turun langsung ke daerah bertemu dengan masyarakat, mendengarkan, membela dan mecarikan solusi, ketegasan pembelaan terhadap nelayan, petani karet, petani tebu, petani tembakau dan lain-lain.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa Muhaimin Iskandar konsisten dalam memperjuangan nasib masyarakat,” katanya.

Dari hasil kajiannya terhadap dinamika perkembangan global, BUMI menyimpulkan bahwa Indonesia tidak hanya butuh pemimpin muda sebagai mana sudah manjadi semangat zaman tetapi juga Indonesia butuh pemimpin yang mempunyai visi dan pergaulan global, tidak hanya mampu menjinakkan globalisasi tetapi juga mampu menjaga kepentingan nasional dan mampu memanfaatkan peluang bonus demografi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera dan menjadi rujukan negara–negara di dunia.

“Kami sangat yakin bahwa potensi dan peluang itu ada pada Muhaimin Iskandar atau yang biasa disapa akab Cak Imin,” katanya lagi. (red)

Editor: Redaksi/NusantaraNews

Komentar