Connect with us

Rubrika

DPRD Sumenep Minta Pemerintah Perhatikan Pembangunan di Tingkat Desa

Published

on

pembangunan desa, desa sumenep, dana desa, alokasi dana desa, dprd sumenep, nusantaranews, nusantara news, nusantaranewsco, nusantara

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Juhari. (Foto: NUSANTARANEWS.CO/Danial Kafi)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Program pembangunan desa tidak bisa sepenuhnya hanya mengandalkan dari dana desa (DD) atau alokasi dana desa (ADD). Penting adanya sebuah intervensi program yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sehingga pembangunan di tingkat kecamatan dan desa benar-benar maksimal.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Juhari mengatakan dari hasil pengamatannya saat ini pihaknya merasakan, banyak pembangunan disejumlah desa yang masih butuh program serius dari pemerintah daerah, di antaranya perbaikan jalan kecamatan dan antar desa.

“Di samping itu pula masyarakat di desa juga masih membutuhkan sumur bor untuk pertanian, serta pembangunan lainnya yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” paparnya, Senin (26/11/2018).

Baca juga: Permohonan Sengketa Informasi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Meningkat di Sumenep

Proyek pembangunan di jantung kota memanglah sangat penting tetapi juga tidak mengabaikan pembangunan di tingkat kecamatan dan desa. Seperti yang telah kita ketahui bersama saat ini sudah dilakukan renovasi Taman Bunga (TB), ruang terbukan hijau (RTH) taman jajanan Madura (Tajamara) dan sejumlah pembangunan lainnya.

Loading...

“Tetapi dominiasi semacam itu kami merasa tidaklah cukup baik sehingga mengabaikan pembangunan tingkat desa, hal seperti itu sangat tidak fair,” imbuhnya.

Baca juga: Jokowi Janji Akan Ada Dana Operasional Desa Tahun 2019

Semua masyarakat sumenep baik yang ada di kota, desa, serta kepulauan sama-sama memiliki hak untuk mendapatkan layanan pemerintah. Porsi program pemerintah itu harus berimbang antara kota dan desa atau daratan dan kepulauan.

“Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep agar jalan kecamatan dan penghubung desa juga menjadi perhatian. Disamping itu ia juga meminta agar program pemerintah tidak hanya menumpuk di kota, ayo bangun kota tapi juga bangun desa,” tukasnya.

Baca Juga:  Satu Tahun Berdiri, BPIP Telah Gunakan Anggaran Negara Sekitar RP 7 Miliar

Pewarta: Danial Kafi
Editor: M Yahya Suprabana

Loading...

Terpopuler