Connect with us

Politik

Doakan Jokowi Presiden Dua Periode, Kiai Said: Mendoakan Ini, Bukan Kampanye

Published

on

Presiden Jokowi menghadiri pembukaan Munas Alim Ulama dan Kombes NU 2019 di Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar di Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2/2019). (Foto: Selendang S/NUSANTARANEWS.CO)

Presiden Jokowi menghadiri pembukaan Munas Alim Ulama dan Kombes NU 2019 di Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar di Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2/2019). (Foto: Selendang S/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Kota BanjarKiai Said mendoakan Jokowi menjadi presiden dua periode dan menyebutnya bukan bentuk kampanye. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengajak ribuan warga Nahdliyyin mendoakan Presiden Joko Widodo supaya kembali mendapatkan kepercayaan dan amanah dari rakyat Indonesia pada Pilpres 17 April 2019 mendatang.

“Yang hadir lebih dari 20 ribu mendoakan mudah-mudahan bapak Jokowi dapat kepercayaan dari Allah dan dari rakyat,” seru Kiai Said dalam sambutannya pada pembukaan Munas Alim Ulama dan Kombes NU 2019 di Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar di Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2/2019).

Ribuan warga Nahdliyyin yang hadir sontak menjawab ‘Aamiin’.

“Mendoakan ini, bukan kampanye. PBNU tidak pernah kampanye.” imbuh Kiai Said menampik jika yang diserukannya disebut mengkampanyekan Jokowi.

Doa untuk pemenangan Jokowi sebagai Calon Presiden nomor urut 01 ini juga dipanjatkan dalam sesi Istighosah oleh seorang ulama yang memimpin pembacaan doa. “Menang nomor satu,,, menang nomor satu,,,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Jokowi meminta agar warga NU tetap menjaga persaudaraan dan persatuan di tahun politik ini.

“Jangan sampai karena perbedaan pilihan politik membuat antarmasyarakat bermusuhan,” harap Kepala Negara.

Ia pun meminta bantuan NU dalam memerangi hoaks yang beredar jelang pemilu dan menyudutkan pemerintah. Salah satu isu yang ia singgung adalah kabar larangan azan.

“Misal, pemerintah akan melarang azan, logikanya masuk atau gak masuk? Tapi survei kita 9 juta masyarakat percaya,” ucap Jokowi.

Kepala Negara juga bercerita telah membahas isu tersebut dengan pasangannya di pilpres 2019, Kiai Ma’ruf Amin.

“Saya sudah bisik-bisik dengan Kiai Ma’ruf, bagaimana cara mencegah ini,” tuturnya.

Pewarta: Achmad S
Editor: Eriec Dieda

Terpopuler