Connect with us

Budaya / Seni

Doa Sepertiga dan Perkabungan Cahaya Pagi – Puisi Budhi Wiryawan

Published

on

“Supplication” — Mixed media on canvas by Eliana Wolf/Foto: Dok. bullshit.ist
“Supplication” — Mixed media on canvas by Eliana Wolf/Foto: Dok. bullshit.ist

DOA SEPERTIGA

kutahu Tuhan tak akan marah
meski doaku baru sepertiga kusampaikan
dengan sakit
malam ingin menyimpan sisanya
” semoga Tuhan tak bosan-bosannya”

berdoa adalah metode untuk menyenangi Tuhan
meski tidak harus dengan deklamasi
kita berdoa adalah menyusun urut-urutan adegan
memulai yang paling mudah
sebelum mata dan mulut bisa diam
menidurkan seluruh paragrap kata-kata

ya, besok kuingin lanjutkan sepertiga lagi,
karena kutahu raga dan jiwaku sudah rapuh,
maka ijinkan kuakhiri dengan kalimat yang sama
“semoga Tuhan tak bosan-bosannya”

(2017)

PERKABUNGAN CAHAYA PAGI

aku menjumpaimu dalam lebaran
yang tak lagi mendebarkan
seusai kita ziarah
lalu kau tunjukkan arah

di sana kita akan melanjutkan
perjalanan hari tanpa lapar ?
perjalanan malam tanpa iktikaf ?
perjalanan rohani tanpa tamasya ?

dalam pekuburan pagi tadi
doa kita semai di pusara bunda
bunga kita tabur di bibir manis bunda
belai angin kita arak di rambut perak bunda

dalam perkabungan cahaya pagi
dalam ziarah nafas–nafas penyegaran
empat puluh kali ramadhan
puasa dalam segala riwayat

“bunda menyedaiakan semua hal
yang dapat menjadi kesenangan
sejak pertama kita diajari soal kasih sayang
dan bagaimana menerjemahkan kesabaran
dalam sebentuk laku yang ikhlas”

(tidur dalam nyenyak ranjang Tuhan yang menyenangkan)

2013

Baca Juga:

Simak di sini: Puisi Indonesia

Budhi Wiryawan, lahir di Bantul. Menulis puisi, cerpen, esai, opini, cerkak dan geguritan.  Buku puisi tunggalnya “ Sripah” terbit tahun 2009. Beberapa puisinya terkumpul di puluhan buku antologi bersama. Saat ini berkhidmat di Jaring Budaya Yogyakarta dan PSK UGM

Baca Juga:  Di Rumah Ramadlan

__________________________________

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resinsi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: redaksi@nusantaranews.co atau selendang14@gmail.com.

 

Loading...

Terpopuler