Connect with us

Hukum

Dipolisikan Pengacara Setnov, Nasdem Sebut KPK Bermain PTT

Published

on

Anggota Komisi III DPR RI, Taufiqulhadi. Foto Ucok Al Ayyubi/ NusantaraNews

NusantaraNews.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Taufiqulhadi mengaku kecewa terhadap KPK yang mendatangi presiden untuk minta perlindungan.

“Nah saya mengatakan bahwa pertama saya merasa kecewa dengan KPK karena mereka datang ke presiden meminta perlindungan ke presiden,” ungkap Taufiq, Sabtu (11/11/2017).

Menurutnya, pernyataan presiden yang meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak melanjutkan proses penyelidikan terhadap Agus-Saut dan melanjutkan apabila terdapat fakta-fakta yang kuat merupakan sikap netral yang diambil presiden.

“Presiden mengatakan kalo tidak ada fakta itu harus di hentikan tetapi kalo ada fakta maka harus dilanjutkan,” katanya.

“Tetqpi kalo orang datang ke presiden dengan rame-rame itu tidak boleh dan presiden harus menjaga sikap independen,” imbuhnya.

Taufiq menudingsikap yang diperlihatkan oleh KPK merupakan permainan politik tingkat tinggi.

“Jadi saya betul mengatakan ini adalah politik tingkat tinggi yang dimainkan oleh KPK. Sebuah lembaga hukum tetapi dia sudah bermain politik dia ini meminta perlindungan presiden,” sambungnya.

Politisi partai Nasdem tersebut menilai sikap yang telah diambil presiden merupakan upaya untuk menjaga hubungan baik antara kedua Lembaga tersebut.

“Tetapi saya menganggap presiden tidak ada masalah karena presiden menjaga agar sebuah lembaga tidak legitimate barangkali presiden berfikir agar KPK tidak deligimate. Tetapi sebaliknya saya berharap KPK jangan melakukan delegitimasi pada lembaga lainya,” pungkasnya.

Pewarta: Syaefuddin A
Editor: Ach. Sulaiman

Loading...

Terpopuler