Politik

Dinilai Tak Tulus, Fadli Zon Kecewakan Sikap Nasdem

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku kecewa dengan klarifikasi yang disampaikan Partai Nasdem terkait pidato provokatif Viktor Laiskodat. Selain karena tidak mengklarifikasi secara langsung, Fadli menyebutkan bahwa DPP Nasdem, tidak memiliki rasa bersalah sedikitpun.

“Tidak ada sedikitpun rasa penyesalan bahkan membela pidato yang sudah jelas-jelas menurut saya menimbulkan fitnah, adu domba dan juga kesalahpahaman yang meluas di masyarakat. Sikap yang merugikan diri sendiri,” ujar Fadli di Jakarta, ditulis Selasa (8/8/2017).

Fadli menilai wajar bila laporan terhadap Viktor deras mengalir dari sejumlah partai. Dalam pidatonya di NTT, Viktor menuding Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai pendukung ekstremis.

Menurut dia, aduan sejumlah partai politik kepada Viktor dianggap sudah tepat. Pasalnya, pelanggaran hukum yang dilakukan politikus Nasdem sudah jelas dan terang.

“Tidak perlu ada interpretasi. Kalau alasannya cuma masalah diedit-edit itu kayak Ahok dulu. Ahok juga argumentasinya kayak gitu. Tidak utuh, sama persis argumentasinya kayak Ahok dulu,” ungkap Fadli Zon.

Baca Juga:  Wakili Kalangan Muda, TIDAR se Jawa Timur Dorong Gus Fawait Maju Pilgub 2024

“Jadi kalau saya lihat sikap yang ditunjukkan (Nasdem) betul-betul tidak dewasa dan justru menantang,” ucapnya.

Lebih lanjut, Fadli Zon mengusulkan Presiden Joko Widodo untuk memberikan solusi untuk meredakan polemik pidato politikus Partai Nasdem Viktor tersebut. Menurutnya, ucapan Viktor disebut berpotensi merusak citra Presiden yang didukung oleh Partai Nasdem.

“Menurut saya presiden seharusnya menyarankan satu langkah yang meredakan,” kata dia.

Selain itu, Fadli Zon meminta kepolisian berani untuk segera memproses laporan soal ucapan Viktor sesuai peraturan yang berlaku. Ia berharap polisi tidak menunda apalagi melindungi Viktor.

“Jangan melindungi, jangan menunda-nunda, (misalnya) karena ini kawan harus dilindungi, tidak boleh begitu. Nanti akan menimbulkan reaksi yang anomali. Itu menurut saya yang berbahaya,” tegas dia.

Fadli Zon pun merasa yakin bahwa pidato Viktor Laiskodat tak disampaikan dalam forum internal Nasdem. Buktinya,  kata Fadli, ada kader partai lain yang ikut hadir, seperti Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Kupang, Onisiforus Tamoes.

Baca Juga:  PDI Perjuangan Tolak Bangun Komunikasi, Inilah Sikap PKS

Pewarta: Ricard Andhika
Editor: Romandhon

Related Posts

1 of 1.739