Connect with us

Hukum

Diduga Terlibat Aksi Separatis di Pulau Jawa dan Bali, Warga Negara Australia Ditahan Imigrasi Surabaya

Published

on

hut west papua, wna australia, aksi separatisme, harma ronda amy, nusantaranews

Harman Ronda Amy alias Wandaicekal oleh pihak Imigrasi Kelas 1, Kota Surabaya, Senin (3/11/2018) karena diduga terlibat aksi separatisme sebagai salah satu panitia pelaksanaan HUT West Papua di Surabaya. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Wanda (37) warga negara Australia yang beberapa waktu lalu diduga menjadi salah satu panitia pelaksanaan HUT West Papua di Surabaya, akhirnya resmi dicekal oleh pihak Imigrasi Kelas 1, Kota Surabaya, Senin (3/11/2018).

Pencekalan itu, didasari oleh Perundang-undangan Keimigrasian. Dari hasil pemeriksaan, Wanda yang diketahui bernama asli Harman Ronda Amy tersebut, diduga telah menjadi aktor aksi separatisme di Pulau Jawa dan Bali.

Tidak hanya itu, selama berada di Indonesia, tepatnya di Pulau Bali, kedatangan Wanda disambut oleh seorang warga Papua yang diketahui bernama Victor. Ketika berada di Surabaya, Wanda juga mengaku menginap di sebuah home stay yang berlokasi di Jalan Dharma Husada, Kota Surabaya.

Baca juga: Ada WNA di Asrama Mahasiswa, Warga Surabaya Tolak Pelaksanaan HUT Papua Barat

Harman Ronda Amy alias Wandaicekal oleh pihak Imigrasi Kelas 1, Kota Surabaya, Senin (3/11/2018) karena diduga terlibat aksi separatisme sebagai salah satu panitia pelaksanaan HUT West Papua di Surabaya. (Foto: Istimewa)

Harman Ronda Amy alias Wandaicekal oleh pihak Imigrasi Kelas 1, Kota Surabaya, Senin (3/11/2018) karena diduga terlibat aksi separatisme sebagai salah satu panitia pelaksanaan HUT West Papua di Surabaya. (Foto: Istimewa)

Selama diperiksa di ruang Imigrasi Kelas 1, Surabaya, Wanda diduga telah sengaja menghilangkan beberapa bukti yang disinyalir kuat berhubungan dengan berbagai aksi separatisme.

Bahkan, Wanda menyebut jika sebagian barang-barang pribadinya telah dicuri ketika dirinya berada di asrama mahasiswa Papua yang berada di Jalan Kalasan, Kota Surabaya.

Untuk diketahui, Wanda masuk ke Indonesia melalui bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Dengan menggunakan pesawat Jet Star dengan nomor penerbangan JQ-0116 tujuan Australia-Bali dari Perth, Australia pada tanggal 27 November 2018, lalu. Selama berada di Indonesia, Wanda diketahui telah menggunakan pasport dengan jenis ijin Bebas Kunjungan yang dibuat pada tanggal 18 Oktober 2018, lalu.

(kpn/bwj)

Editor: M Yahya Suprabana

Advertisement

Terpopuler