Connect with us

Ekonomi

Dibanding Warga Asli Inggris, Para Migran Rata Rata Sumbang 2,370 Pounds

Published

on

Para Pekerja Migran di Inggris (Foto Telegraph)

Para Pekerja Migran di Inggris (Foto Telegraph)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Keberadaan para migran di Inggris sebenarnya memberikan berkah tersendiri. Dikutip dari The Economist, Kamis, 4 Oktober 2018, dibandingkan warga aslinya yakni orang dewasa yang lahir di Inggris, tingkat penghasilan yang tercatat di treasury justru para migran berumur dewasa rata rata mampu menghasilkan 2,370 poundsterling atau setara 46,6 juta rupiah.

Treasury (perbendaharaan) adalah lembaga keuangan negara yang menghimpun pajak, bea cukai dan melakukan kegiatan fiskal lainnya. Sedangkan dalam pengertian yang lebih sempit, treasury adalah bagian dari organisasi keuangan yang menjamin likuiditas perusahaan.

The Economist mencatat bahwa rata-rata migran dewasa dari Area Ekonomi Eropa mampu menghasilkan 2,370 poundsterling lebih banyak untuk Treasury pada tahun 2017 daripada rata-rata yang dihasilkan oleh orang dewasa yang dilahirkan di Inggris.

Baca Juga: Ekonomi Inggris Terancam, Jika Para Migran Mogok Kerja

Salah seorang ekonom, Jacob Kirkegaard dikutip dari VOA Indonesia mengatakan kedatangan jutaan migran dari Timur Tengah menurut dia memiliki banyak keuntungan bagi negara negara Eropa. Dirinya menjelaskan, ada kebutuhan jangka pendek yang besar untuk membiayai makanan, perumahan dan pelajaran bahasa bagi para pendatang baru tersebut.

Kirkegaard – yang meneliti isu ekonomi, strategis dan imigrasi di Washington – mengatakan Jerman dan beberapa negara lain di Eropa memiliki banyak penduduk lanjut usia dan membutuhkan angkatan kerja baru untuk melanjutkan pertumbuhan ekonomi.

Sebagian besar migran relatif muda dan sangat ingin punya pekerjaan, dan menurut Kirkegaard – pada akhirnya mereka akan membayar pajak kepada negara dimana mereka kini berada. “Menurut pendapat saya, secara keseluruhan jelas ini menguntungkan!”.

Dalam wawancara yang pertama kali dipasang di YouTube, Kirkegaard mengatakan ekonomi Jerman yang kuat telah menciptakan banyak lapangan kerja, dan tampaknya para pendatang baru ini akan mengisi lapangan pekerjaan di Jerman itu.

Ditambahkannya para migran biasanya akan mengambil pekerjaan apapun yang tidak disukai warga setempat yang punya pilihan pekerjaan lain. Ilmuwan itu juga mengatakan membantu para migran akan membantu mendorong ekonomi Eropa yang sedang goyah.

Editor: Romadhon

Terpopuler