Connect with us

Terbaru

Di Ujung Hutan Nibung Masyarakat Hidup Sejahtera Dari Gotong Royong

Published

on

Salah satu pekerjaan di desa bumi makmur. foto: dok. radar bumimakmur

NusantaraNews.co, Jakarta – Pembangunan kawasan perdesaan dengan berbasis Produk Unggulan Desa (Prudes) memang sangatlah tepat apabila diimplementasikan. Dan seharusnya pemerintah daerah senantiasa memberikan support kepada desa-desa di wilayahnya dalam hal pengembangan Produk Unggulan.

Demikian disampaikan Raisyah Kinanti dari Management PT. Sinar Murni Indoprinting menanggapi usulan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo kepada Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Supredjo Mokoaguw pekan lalu, terkait pembangunan di desa-desa di dua kabupaten tersebut.

Baca: Mendes PDTT Usul Bangun Kawasan Pedesaan dengan Produk Unggulan di Kukar

Raisyah Kinanti lalu menceritakan pengalaman kunjungan pribadi atas undangan kolega dia di Desa Bumi Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara. Bumi Makmur merupakan desa di ujung hutan Musi Rawas utara. Namun bagi Raisyah Bumi Makmur merupakan desa yang cukup berhasil di banding desa-desa lainnya disana dalam hal pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.

“Desa Bumi Makmur memang sangat tepat diberi nama demikian, karena memang Buminya Makmur disana. Di desa ini semangat Gotong Royong dan kesadaran membangun dari masyarakat itu sangat tinggi. Tingkat kepekaan dan kepedulian sosial masyarakat cukup tinggi, dimana dengan segala keterbatasan yang ada, hampir semua sarana prasarana Infrastruktur disana dibangun dengan swadaya masyarakat berbasis Gotong Royong,” tutur Raisyah menceritakan pengalaman pribadinya.

“Misalnya, Sekolah (SD dan SMP) Kantor Desa, Balai Desa, Mesjid bahkan yang lebih salut lagi Pasar yang terbilang cukup besar dan ramai, semuanya dibangun dengan swadaya masyarakat,” lanjut Raisyah.

Hal tersebut, kata dia, tidak lain dari keberhasilan masyarakat disana dalam mengelola Perkebunan Kelapa sawit dan Karet yang bekerjasama dengan Perusahaan Pemegang HPH. Namun masyarakat Bumi Makmur tidak hanya berfokus pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet. “Saat ini mereka tengah mengembangkan usaha Produksi Olahan Kopi dan Biji Karet, yang mana usulan bantuan sarana dan Prasarana Produksinya telah kami masukkan di Kemendes PDTT,” tuturnya.

Dia melanjutkan, tingkat kesejahteraan masyarakat di desa tersebut hampir terbilang hampir maju, bahkan geliat perekonomian pun setiap harinya begitu lancar. Hal ini terbukti dengan Berdirinya Lembaga Perbankan (Bank Sumsel dan Bank BRI) yang merupakan Capem Perbankan satu-satunya yang berada di Kecamatan di Musi Rawas Utara.

Kini, kata Raisyah, Desa Bumi Makmur sudah teraliri dan masyarakat sudah merasakan manfaat listrik PLN yang selama ini hanya menggunakan elektrifikasi atas dasar pemanfaatan mesin diesel/Genset yang dapat dibilang biaya operasionalnya cukup tinggi. (Namia/Lus)

Editor: Ach. Sulaiman

Terpopuler