Di Era Rezim Demokrasi, Peran Media Sebagai Kontrol Sosial Terhadap Sistem Penyelenggara Negara

penyelenggara negara, peran media, media kontrol sosial, media kontrol sistem, birokrasi negara, kontrol media, urgensitas media, rezim demokrasi, nusantaranews
ILUSTRASI – Media massa. (Foto: Ist)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pada era demokrasi, kontrol sosial terhadap sistem penyelenggara negara dewasa ini sudah mendunia dan pesat kemajuannya. Bahkan sudah menembus binding birokrasi negara. Dengan kata lain, di era demokrasi, transparansi dan akuntabilitas perlu ditafsirkan luas sebagai terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pada konteks manajemen penyelenggara negara sangat penting kecermatan mesin kinerja dalam mengelola anggaran negara,” kata mantan wakil Menteri Pertahanan Indonesia Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dikutip dari buku bertajuk Komitmen dan Perubahan Suatu Perubahan dan Perspektif, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Menurutnya, signifikansi eksistensi media dewasa ini bukan instrumen propaganda negara seperti era autoritarian. Tapi justru menjadi instrumen publik untuk kontrol sosial termasuk bagi penyelenggara negara.

“Berbagai pengalaman negara di belahan dunia kini fenomena perilaku korupsi merupakan ancaman kesuksesan misi negara bahkan menjadi catatan tragis bagi martabat bangsa dan kredibilitas negara tersebut,” jelasnya.

Baca juga: Media Massa Masih Berperan Besar Terhadap Eksistensi Parpol

Media merupakan salah satu kekuatan nasional berperan sebagai instrumen publik untuk membangun nation capacity building. Media menjadi partisipan aktif kontrol sosial demokrasi bagi sistem tata laksana negara dengan memberikan kontribusi dari sumber berbeda dari negara.

“Media terbuka memperoleh pasokan dari pakar dan profesional tentang problema manajemen penyelenggara negara mengelola anggaran. Keterbukaan media yang membuka interaksi dengan penyelenggara negara untuk membangun pemahaman atas problema dan solusi anti korupsi. Ini bagian dari opsi produktif untuk memperkuat visi media bersama negara melawan korupsi,” paparnya.

Karenanya, dalam iklim rezim demokrasi, media memiliki peranan sangat penting untuk menjembatani hubungan antara publik dengan negara sekaligus media sebagai partisipan kontrol proses good governance terus memberikan solusi bagi pembangunan integritas penyelenggara negara. (red/nn)

Baca Juga:  Selamatkan Lumba-Lumba, Serda Muhtar Diganjar Penghargaan

Editor: Banyu Asqalani & Eriec Dieda