Connect with us

Budaya / Seni

Demi Tahun Politik, Menag: Jangan Sampai Mengorbankan Kekayaan Bangsa

Published

on

Menak Luman pada Perayaan Gita Jayanti di Denpasar, Bali. (FOTO: Dok. Kemenag)

Menak Luman pada Perayaan Gita Jayanti di Denpasar, Bali. (FOTO: Dok. Kemenag)

NUSANTARANEWS.CO, Denpasar – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan kepada umat Hindu dalam menghadapi pesta demokrasi yakni Pemilu serentak yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang untuk tidak mengorbankan kerukunan dan keragaman agama sebagai kekayaan bangsa Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan Menag Lukman saat menghadiri puncak acara Perayaan Gita Jayanti Nasional, di Denpasar, Sabtu (22/12/2018) pekan lalu. Yang menurut Menag, Prayaan Gita Jayanti tersebut merupakan sumbangsih nyata umat Hindu dalam memperkuat NKRI.

“Makna acara Gita Jayanti ini jangan hanya berhenti pada upaya memperkokoh persatuan intern umat Hindu, namun juga diwujud-nyatakan dalam membangun sikap hidup yang saling menghargai, tenggang rasa dan tepo seliro dengan saudara-saudara umat beragama lainnya,” ujar Menag.

Tema Gita Jayanti Nasional kali ini yang mengusung “Bersatu Bekerja Menuju Kejayaan NKRI”, hemat Menag, sangat sesuai dengan kondisi saat ini, terlebih suasana keberagaman dan toleransi bangsa Indonesia saat ini sedang dan akan terus diuji.

“kita sedang bersiap menghadapi Pilpres dan Pileg yang pada bulan April 2019 diselenggarakan secara bersamaan,” ujarnya.

“Jangan sampai demi tahun politik, kita mengorbankan kekayaan bangsa berupa kerukunan dan keragaman agama, suku, budaya, bahasa dan adat istiadat lainnya,” tambah Menag.

Menag menambahkan, meski Indonesia sangat majemuk, tetapi sebagai satu bangsa yang berbingkai NKRI, pilar-pilar penyangganya tetap harus dijaga keutuhannya.

“Rumah besar ini harus membuat kita semua yang berada di dalamnya, selalu bersyukur sebagai bangsa Indonesia, termasuk umat Hindu,” pesannya.

Pewarta: Roby Nirarta
Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler