Connect with us

Politik

Dedi Mulyadi Ungkap Tiga Langkah Menyelamatkan Partai Golkar

Published

on

Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi memperlihatkan Aplikasi Android yang berbasis menu Sampurasun Bursa Kerja online melalui Ponsel Amdroid. Foto Fuljo (Kontributor Purwasuka)/ NusantaraNews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan DPP Partai Golkar harus segera mengambil langkah untuk menyelamatkan partai. Ia tak menampik bahwa Munaslub bisa saja digelar menyusul Ketua Umum Setya Novanto kini meringkuk di Rutan KPK karena terjerat kasus korupsi.

“Pertama, dilakukan melalui pleno DPP. Pleno DPP bisa memutuskan Plt (pelaksana tugas). Kemudian Rapimnas dan atau Munaslub. Plt sifatnya sementara. Plt bisa bersifat subjektif karena diputuskan berdasarkan keinginan DPP. Kedua hasil pleno dibawa rapimnas. Ini terbatas pada pimpinan DPD 1,” ungkap Dedi, Senin (20/11/2017)

“Ketiga ada langkah bisa lebih cepat setelah pleno adalah Munaslub,” lanjutnya.

Dedi melanjutkan DPP harus memilih salah satu dari ketiga forum untuk menyelamatkan Partai Golkar. “Dari ketiga forum ini mana yang strategis bagi perubahan Golkar. Kalau pleno bisa dianggap selamatkan partai silakan. Kalau Rapimnas bisa selamatkan partai silahkan, kalau Munaslub selamatkan partai kita laksanakan,” katanya.

“Prinsip dasar saya adalah penyelamatan partai. Apapun mekanismenya yang penting partai ini selamat. Kalau pleno misalnya melahirkan plt, plt-nya sesuai nggak dengan kehendak publik,” sambungnya.

Bupati Purwakarta tersebut melanjutkan jika nanti dalam pengambilan keputusan melalui pleno, dirinya mengusulkan agar pleno tersebut tidak hanya merekomendasikan satu nama saja sebagai Plt.

“Saya ada 2 usul. Pleno jangan putuskan 1 orang. Tapi putuskan beberapa nama jadi plt. Beberapa nama dibawa ke rapimnas. Tinggal dikaji apakah plt ini sifatnya sementara atau sampai munas normal ke depan. Itu dikaji dulu. Kalau sementara, berarti hasil ini mengantarkan munas. Kalau plt didesain untuk sampai 2019, tinggal apakah plt sesuai kehendak publik atau tidak. Karena kalau tak sesuai kehendak publik tak selamatkan partai juga,” pungkasnya

Baca Juga:  Khofifah Menang, Golkar Sebut akan Mendongrak Suara Golkar di Pileg 2019

Reporter: Syaefuddin Al Ayubbi
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler