Connect with us

Lintas Nusa

Danramil 0824/21 Puger: Generasi Muda Harus Mampu Menjadi Agen Perubahan

Published

on

Komandan Koramil 0824/21 Puger Kapten Inf Slamet Efendi saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan kepada para siswa/Foto Sis24
Komandan Koramil 0824/21 Puger Kapten Inf Slamet Efendi saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan kepada para siswa/Foto Sis24

NUSANTARANEWS.CO, Jember – Komandan Koramil 0824/21 Puger Kapten Inf Slamet Efendi menyampaikan, berbagai ancaman yang akan dihadapi Bangsa Indonesia di masa mendatang yang diperkirakan akan terjadi sesuai dengan kondisi yang ada saat ini ialah krisis sumberdaya alam terutama air, pangan dan energi.

“Hal tersebut tentunya tidak lepas dari trend perkembangan tingkat hunian penduduk dunia dibandingkan dengan sumber daya alam yang semakin menipis,” kata Slamet saat memberika materi wawasan kebangsaan dengan tema “Membangun Karakter Generasi Muda Untuk Masa Depan Bangsa” di Ruang Sekolah SMK Negeri Puger, Jember, Sabtu (18/02/2017)

“Kuasa menguasai tentunya akan terjadi antar Negara didunia ini. Dan yang menjadi rebutan tentunya Negara kawasan equator yang memiliki kekayaan alam berlimpah,” terangnya.

Slamet memaparkan bahwa bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan berlimpah harus senantiasa waspada terhadap perang proxy, yang bertindak sebagai pemain pengganti adalah negara kecil. Namun kadang pemain itu bisa pula berupa non-state actors, seperti LSM, Ormas, kelompok masyarakat atau perorangan.

“Proxy merupakan kepanjangan tangan dari suatu negara yang berupaya mendapatkan kepentingan strategisnya namun menghindari keterlibatan langsung suatu perang yang mahal dan berdarah,” terangnya.

Melalui LSM, buruh, Ormas, Kelompok masyarakat dan lain-lain itu, tambah Slamet, biasanya dihembuskan isu sara, kebijakan pemerintah dan lain-lain yang mudah menyebar dan menimbulkan huru hara dan ketidak stabilan keamanan sehingga suatu negara lemah pertahanannya dan mudah untuk dikuasai, dengan narkoba yang saat ini menyebar dengan berbagai bentuknya, hal ini tentunya bagian untuk melemahkan generasi muda kita.

“Dengan demikian apa yang harus dilakukan oleh adik-adik saat ini yang pertama tentunya harus belajar lebih giat, kuasai ilmu pengetahuan dengan baik sehingga menjadi generasi yang tangguh dan berkualitas, jaga selalu persatuan dan kesatuan jangan mudah diprovokasi, sehingga generasi mudalah yang harus menjadi agen perubahan, untuk menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Slamet.

Baca Juga:  Mahasiswa UMK Optimistis Indonesia Bisa Lebih Baik

Menyikapi kegiatan tersebut, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pembinaan memang dititik beratkan kepada generasi muda karena merekalah yang akan menjadi pemimpin dimasa mendatang, 5 tahun atau 10-20 tahun mendatang tentunya diantara mereka yang menduduki jabatan strategis dinegeri ini.

“Generasi muda harus memiliki kesadaran sejak dini terhadap kondisi yang dihadapi oleh bangsa kita, sehingga mereka mampu mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi tantangan zaman diera kepemimpinannya nanti, untuk itu generasi muda haru kita pacu untuk lebih giat belajar, berkreasi dan berprestasi  demi kejayaan NKRI,” kata Rudianto. (sis24)

Editor: Sulaiman

Terpopuler