Danlanal Nunukan Ingin TMP Jaya Sakti Menjadi Tempat Wisata Kebangsaan

Danlanal Nunukan ingin TMP Jaya Sakti menjadi tempat wisata kebangsaan.
Danlanal Nunukan ingin TMP Jaya Sakti menjadi tempat wisata kebangsaan/Foto: Danlanal Nunukan, Let Kol Laut (P) Arif Kurniawan.

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Tujuan melakukan ziarah ke makam pahlawan tak lain untuk mendoakan para pahlawan yang dulunya gugur dalam membela Tanah Air. Dengan hal itu, berarti juga telah mengenang jasa para pahlawan yang telah berjasa kepada negara. Demikian dikatakan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Nunukan, Let Kol Laut (P) Arif Kurniawan disela – sela kegiatan bakti kebangsan dalam rangka HUT Lanal ke 21 di Taman Makam Pahlawan Jaya Sakti Nunukan, Selasa (17/5)

“Ziarah ini memiliki arti yang sangat penting, yaitu sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah mendarma baktikan jiwa raganya kepada nusa dan bangsa. Juga sebagai bukti kebesaran bangsa Indonesia, karena bangsa yang besar adalah bangsa menghargai jasa para pahlawannya,” tutur Arif.

Menyikapi hal tersebut, Arif Kurniawan berkeinginan agar Taman Makam Pahlawan di Nunukan tersebut dapat kedepan tak hanya sekedar menjadi ikon kepahlawanan para pejuang.

Namun lebih dari itu, Danlana Nunukan berharap agar keberadaan TMP tersebut dapat menjadi salah satu sumber edukasi bagi masyarakat terutama generari muda di Nunukan dalam meneladani semangat para pahlawan.

“Jangan sampai TMP terkesan angker dan suram. Tapi jadikan TMP ini tempat yang indah dan asri sehingga menarik minat masyararakat untuk berziarah,” jelasnya.

Untuk selain kebersihan dan keasrian komplek pusara, Arif Kurniawan berkeinginan agar di pelataran Taman Makam Pahlawan Jaya Sakti tersebut dapat dibangun sebuah pendopo yang sekaligus juga sebagai musium.

“Di musim mini tersebut nanti kita akan pasang foto-foto dan visual lainya yang berkaitan dengan sejarah perjuangan para pahlawan yang di kebumikan di TMP ini,” tandasnya.

Baca Juga:  Danlanal Nunukan: Tak Ada Perbedaan, Semua Sama dan Setara dalam Perjuangan

Dengan begitu, ungkap Arif, para peziarah akan dapat dengan mudah mengenal tentang sejarah perjuangan para pahlawan yang terjadi di Nunukan ini.

Namun untuk mewujudkan hal itu, tentu tak dapat dilakukan oleh Lanal Nunukan saja. Perlu peran dan sinergitas semua pihak.

“Untuk itu, mari kita sama-sama wujudkan hal tersebut karena tentunya akan berdampak sangat baik terutama bagi generasi muda dalam memperkuat nasionalisme di Perbatasan ini,” pungkasnya. (Red)

Pewarta: Eddy Santry