Dandim 0826 Pamekasan Meletakkan Batu Pertama Sebagai Tanda Dimulainya Rutilahu

Dandim 0826 Pamekasan meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya rutilahu
Dandim 0826 Pamekasan meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya rutilahu/Foto: Damdim saat meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulai renovasi rutilahu.

NUSANTARANEWS.CO. Pamekasan – Dandim 0826 Pamekasan Madura meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulai kegiatan renovasi rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni bertempat di rumah Bapak Suri di Kelurahan Kolpajung Kecamatan Kota Pamekasan. Selasa, 24 April 2022.

Menurut Letkol Inf Ubaydillah komanda Kodim 0826 Pamekasan mengatakan tujuan pembangunan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni serta memberikan mamfaat terhadap penerimanya.

Dalam pelaksanaan rutilahu merupakan rumah warga yang tidak layak huni, dindingnya terbuat dari bambu, dan anyaman bambu, serta atapnya yang hancur, serta rumah masyarakat yang tidak mempunyai jamban.

“Diharpakan rumah yang dibangun bisa menjadi rumah layak hudi dan mamberikan manfaat,” ucapnya.

Letkol Inf Ubaydillah menyampaikan TNI akan selalu membantu masyarakat dalam setiap kesulitan yang dihadap mereka. TNI selalu ada saat masyarakat membutuhkan.

“TNI akan selalu hadir setiap saat untuk masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, program renovasi rutilahu dan pembangunan Jambanisasi ditahun 2022 di Kabupaten Pamekasan sebanyak 177 program yang tersebar di 13 Kecamatan.

“Setiap kecamatan program ini variasi ada yang mendapatkan 13-15 kegiatan renovasi rutilahu,” terangnya.

Kegiatan launching Rutilahu dilakukan di Kabupaten Probolinggo hadir Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc. Kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran Kodim Se-Jawa Timur yang diikuti secara virtual.

Menurut Pangdam dalam sambutan, Program Rutilahu dilaksanakan secara serentak sebanyak 1.952 unit rumah yang tersebar di 11 Kodim, dan sebanyak 210 unit Jambanisasi di 4 Kodim yang ada di Jawa Timur.

“Di Kabupaten Probolinggo sendiri, ada sebanyak 178 unit Rutilahu yang tersebar di 23 kecamatan,” papar Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc. (mh)