Cuaca Baik, Pencarian Helikopter M-17 Kembali Dilakukan Hari Ini

aparat tni-polri, kodam cenderawasih, gerombolan separatis, kabupaten nduga, kolonel aidi, lindungi rakyat, rakyat papua, nusantaranews
Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Muhammad Aidi Mengatakan Cuaca Baik, Pencarian Helikopter M-17 Kembali Dilakukan Hari Ini. (Foto: dok. Kodam Cenderawasih)

NUSANTARANEWS.CO, Jayapura – Sempat tertunda karena cuaca buruk, proses pencarian Helikopter M-17 di Pegunungan Bintang hari ini kembali dilakukan.

“Pantauan cuaca di wilayah Oksibil hari ini cukup bersahabat dengan data WIND: CALM; VISIBILITY: 7 KM; WEATHER: NIL; dan CLOUD: SCT 8000 FT,” ungkap Kapendam Cendrawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam keterangan persnya kepada NUSANTARANEWS.CO, minggu (30/6/2019).

Sebelumnya pada Sabtu (29/6) kemarin upaya pencarian pesawat milik TNI jenis Helly M-17 yang mengalami hilang kontak sudah mulai di lakukan lewat jalur udara. Namun proses pencarian berlangsung tidak maksimal karena pegunungan Bintang berkabut tebal.

Sementara itu Tim SAR Darat gabungan yang akan melaksanakan penyisiran lewat jalur darat telah berangkat ke titik pencarian masing-masing sejak pukul 04.30 WIT.

“Tim ini terdiri dari unsur TNI, Polri, SAR Papua dan relawan masyarakat,” ujar Muhammad Aidi.

Tim SAR Darat gabungan dibagi dalam 3 Wilayah pencarian. Wilayah 1 berada di Oksibil dipimpin oleh Dandim 1702/JWY Letkol Inf Candra Dianto dengan kekuatan satu SSK.

Selanjutnya, untuk wilayah Oksibil Tim dibagi lagi dalam 3 kelompok terdiri dari Kelompok 1 dipimpin oleh Dansatgas Yonif 725/WRG Letkol Inf Hendry Ginting dengan sasaran Distrik Oskop, kelompok 2 dipimpin oleh Dandim 1702/JWY Letkol Inf Candra Diyanto, dengan sasaran Gunung Mol dan Gunung Aplot. Kemudian kelompok 3 dipimpin oleh Mayor Inf Ardiyansah dengan sasaran ke Kampung Alut Bakon.

Wilayah pencarian kedua berada di daerah Airu dipimpin oleh Kasi Ops Korem 172 dengan kekuatan Pasukan 30 orang, sedangkan Wilayah pencarian ke 3 berada di daerah Lereh dipimpin Oleh Dandim 1701/JYP dengan kekuatan Pasukan 20 orang.

“Upaya pencarian hari ini akan berpedoman kepada pengumpulan dan analisa informasi dan keterangan dari berbagai sumber, antara lain keterngan dari masyarakat digabungkan dengan data tekhnologi Inteligen Dan Analisis Geopasial,” tandasnya.

Baca Juga:  Arief Poyuono: Pindah Ibukota Negara Tidak Penting, Pengalihan Isu Kecurangan Pilpres 2019

Pewarta: Romandhon