Mancanegara

Cina: Pernyataan AS Bertentangan dengan Kebenaran

NUSANTARANEWS.CO – Kementerian Luar Negeri Cina Wang Yi menyatakan kerja sama antara Cina dan Amerika Latin didasarkan pada kepentingan bersama dan kebutuhan bersama.

“Apa yang Amerika Serikat katakan sepenuhnya bertentangan dengan kebenaran dan tidak menghormati sejumlah besar negara di kawasan Amerika Latin,” kata Wang Yi seperti melalui siaran pers Kemenlu Cina.

Menurut Wang Yi, kerja sama antara Cina dan negara-negara Amerika Latin didasarkan pada kesetaraan, timbal balik, keterbukaan dan inklusivitas.

“Cina adalah pembeli internasional utama komoditas massal Amerika Latin, dan mengimpor lebih banyak produk bernilai tambah dan pertanian dari kawasan ini,” jelasnya.

Kementerian menjelaskan, investasi dan kerja sama finansial Cina dengan negara-negara Amerika Latin sesuai dengan peraturan komersial dan peraturan perundang-undangan setempat. Perkembangan hubungan Cina-Amerika Latin juga tidak menargetkan atau menolak pihak ketiga manapun, serta tidak mempengaruhi kepentingan pihak ketiga di Amerika Latin.

“Kami berharap bahwa negara-negara yang relevan meninggalkan konsep usang dari permainan ‘zero-sum’ dan melihat perkembangan hubungan Cina-Amerika Latin dengan cara yang terbuka dan inklusif,” tegas Kemenlu Cina.

Baca Juga:  Iran dan Oman Sepakat Tingkatkan Kerjsama Bilateral

Tak hanya itu, Cina pun menuduh Amerika Serikat tak menghormati negara-negara di Amerika Latin. Pernyataan Beijing sebagai tanggapan atas sikap Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson yang memperingatkan negara-negara di kawasan tersebut untuk tidak terlalu mengandalkan hubungan ekonomi dengan China.

Dalam sebuah pidato menjelang kunjungannya ke Meksiko, Argentina, Peru, Kolombia dan Jamaika, Tillerson mengatakan Cina mendapat pijakan di Amerika Latin, menggunakan undang-undang ekonomi untuk menarik wilayah tersebut ke dalam pengaruhnya.

Diketahui, Wang Yi mengunjungi Chili bulan lalu untuk menghadiri sebuah konferensi tingkat tinggi dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia. Dia mengundang mereka untuk bergabung dengan program infrastruktur Sabuk dan Jalan China yang luar biasa. (mr/mys)

Editor: Achmad S.

Related Posts

1 of 56