Pertahanan Indo-Pasifik (Ilustrasi/Istimewa)
Pertahanan Indo-Pasifik (Ilustrasi/Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO – Dalam waktu dekat ini, Menteri Pertahanan (Menha) Indonesia, Ryamizard Ryacudu akan menemui Menhan India Nirmala Sitharaman. Kunjungan tersebut disebut sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan kerja sama di sektor pertahanan antara kedua negara.

Rencana kunjungan Ryamizard Ryacudu diungkapkan oleh Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat saat berkunjung ke Kemhan RI, pada Jum’at (12/1/2018) di Jakarta.

“Saya sampaikan, pihak Kemhan India sudah sangat menanti kedatangan Menhan RI,” ungkap Pradeep Kumar Rawat.

Dirinya menyebut, pertemuan kali ini dianggap sebagai pertemuan sangat penting untuk kedua negara dalam rangka membahas pertahanan.

Sebelumnya saat hadiri acara the 5th ASEAN-India Network of Think-Tanks (AINTT) di Jakarta, 6 Januari 2018 lalu, Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj telah menjelaskan bahwa penguatan kerja sama India-Indonesia di bidang keamanan maritim khususnya di kawasan Indo-Pasifik darurat untuk dilakukan.

Salah satunya tentang kebijakan blue economy (ekonomi biru), yang menjadi komitmen bersama dalam membahas sektor kemaritiman kedua negara.

Tak bisa dipungkiri pertahanan sektor maritim saat ini tengah menjadi perhatian serius di berapa negara ASEAN dan juga Indo-Pasifik. Dalam kasus di ASEAN, peta Nine Dash Line di Laut Cina Selatan membuat beberapa negara yang berbatasan dengan Cina terus meningkatkan kesiagaan.

Sementara itu, baru-baru ini Cina juga tengah berencana membangun pangkalan angkatan laut di Pakistan setelah sukses membangun pangkalan di Djibouti, sebuah negara yang terletak di Afrika Timur tepatnya di Teluk Aden. Teluk Aden sendiri merupakan pintu masuk ke Laut Tengah.

Editor: Romandhon

Komentar

SHARE