Connect with us

Ekonomi

Cina Akan Sangat Terluka Jika Tidak Membuat Kesepakatan, Kata Trump

Published

on

Presiden Tump dan Presiden Xi

Presiden AS Donald Trump menjabat tangan Presiden Cina Xi Jinping/Foto: AFP

NUSANTARANEWS.CO – Cina akan sangat terluka jika tidak membuat kesepakatan, kata Presiden Amerika Serikat (AS) Donald. Trump juga mengatakan bahwa kemajuan menuju kesepakatan perdagangan dengan Cina sedang dilakukan setelah “sejumlah pertemuan penting.” Trump juga mengatakan bahwa kemajuan positif telah dibuat menuju kesepakatan perdagangan dengan Cina untuk memperbaiki ketidakseimbangan perdagangan. Meskipun begitu, Trump membantah bahwa AS akan mencabut tarif terhadap produk-produk Cina.

AS telah mengatakan akan melanjutkan dengan menaikkan bea menjadi 25 persen dari 10 persen pada barang-barang Cina senilai US$ 200 miliar jika kesepakatan tidak tercapai. “Jika kita membuat kesepakatan, tentu kita tidak akan memiliki sanksi dan jika kita tidak membuat kesepakatan, kita akan melakukannya,” kata Trump.

Trump juga mengatakan kepada Cina bahwa kini adalah saatnya bertindak untuk membuat kesepakatan dagang dengan AS. Dalam twit pada hari Sabtu (11/05) Trump mengancam Cina bahwa kesepakatan tersebut akan menjadi jauh lebih buruk jika dirundingkan pada masa jabatan keduanya, ancamnya.

Pemerintahan Trump malah telah memulai prosedur untuk menaikkan bea masuk bagi seluruh impor Cina yang tersisa senilai sekitar 300 miliar dolar. Trump mengambil langkah ketat terhadap Cina di tengah peningkatan perekonomian dan bursa saham AS yang relatif stabil.

Sementara pemerintah Cina mengatakan bahwa Beijing tidak akan pernah menyerah’ dalam perang dagang dengan Washington. Beijing bahkan berjanji akan menanggapi tarif terbaru AS, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang dalam jumpa pers pada hari Senin.

Trump sebaliknya memperingatkan Xi agar tidak mengintensifkan sengketa perdagangan dan mendesak Beijing untuk terus bekerja mencapai kesepakatan. “Saya katakan secara terbuka kepada Presiden Xi & semua teman saya di Cina bahwa Cina akan sangat terluka jika tidak membuat kesepakatan, twit Trump.

Baca Juga:  Saya (Millenial) untuk Kaltara Terdepan (2): Petik Pelajaran dari Pengalaman, Berbuah Prestasi Internasional

Menanggapi cuitan Trump, media pemerintah Cina pun mengomentari dengan nada keras dan menegaskan bahwa pintu Cina selalu terbuka, tapi pemerintah Cina bersumpah akan membela kepentingan dan martabat negara. Pemerintah Cina sendiri menegaskan bahwa pengaruh perang dagang dengan AS sepenuhnya dapat dikendalikan.

“Ini bukan masalah besar. Cina terikat untuk mengubah krisis menjadi peluang dan menggunakan ini untuk menguji kemampuannya, untuk membuat negara ini lebih kuat.”

Sebelum perundingan tingkat tinggi pekan lalu di Washington, Cina berusaha menghapus komitmen dari rancangan perjanjian bahwa undang-undang Cina akan diubah untuk memberlakukan kebijakan baru tentang masalah mulai dari perlindungan kekayaan intelektual hingga transfer teknologi.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan pada hari Minggu bahwa ada “kemungkinan kuat” Trump akan bertemu Presiden Cina Xi Jinping pada pertemuan puncak G20 di Jepang pada akhir Juni. (Alya Karen)

Loading...

Terpopuler