Connect with us

Hukum

CBA: Bongkar Skandal Proyek Pemkot Bekasi

Published

on

CBA - Bongkar Skandal Proyek Pemkot Bekasi. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO)
CBA - Bongkar Skandal Proyek Pemkot Bekasi. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO)

CBA – Bongkar Skandal Proyek Pemkot Bekasi. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman menegaskan, salah satu jenis kegiatan penting yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi guna mensukseskan proyek infrastruktur atau lainnya adalah dilaksanakan jasa perencanaan teknis. Jasa ini masuk ke dalam kategori jasa konsultasi badan usaha.

“Terkait jasa perencanaan teknis Pemkot Bekasi, CBA menemukan banyak kejanggalan. Contohnya yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Sedikitnya ada 4 proyek yang dimenangkan oleh satu perusahaan yang sama di tahun anggaran 2017,” ungkap Jajang kepada redaksi NUSANTARANEWS.CO, Jakarta, Senin (9/4/2018).

Baca:
Soal Pengguna Tol Bekasi, IPW: Polisi Jangan Ikut-Ikutan Diskriminatif
Permainan Proyek di Kabupaten Bekasi Miris, CBA: Kejari Harus Panggil Bupati Neneng
Pilkada Bekasi, PDIP Calonkan Mantan Koruptor
Bekasi Jadi Lokasi Penerapan Teknologi Aspal Plastik

Menurutnya, nilai proyek untuk jasa perencanaan teknis ini sebesar Rp 4,1 miliar lebih. Perusahaan yang selalu dimenangkan Pemkot Bekasi adalah PT. Nusantara Citra Konsultan beralamat di Jl. Purwakarta 39 antapani kota Bandung, Jawa Barat.

Adapun rinciannya adalah 1) Jasa Konsultansi Perencanaan Teknis Pembangunan Rusunawa Sumur Batu Bantargebang, nilai kontrak sebesar Rp970.310.000. Tahun anggaran 2017; 2) Jasa Konsultansi Perencanaan Sarana Aparatur VI, nilai kontrak sebesar Rp506.000.000. Tahun anggaran 2017; 3) Jasa Konsultansi Perencanaan Sarana Aparatur III nilai kontrak sebesar Rp512.000.000 Tahun anggaran 2017; dan 4) Jasa Konsultansi Perencanaan Teknis Lanjutan Rehabilitasi Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal Bekasi nilai kontrak sebesar Rp1.794.732.500 Tahun anggaran 2017.

“Total anggaran yang dihabiskan PT. Nusantara Citra Konsultan untuk 4 proyek di atas sebesar Rp 3.783.042.500,” ujarnya.

Baca Juga:  Sengsara di Kota

Menurt CBA, selalu dimenangkannya PT. Nusantara Citra Konsultan untuk jasa pelaksanaan teknis sangat Janggal. Sesuai dengan pantauan CBA di lapangan, Proyek perencanaan yang berbentuk dokumen perencanaan untuk mengerjakan 4 proyek tahun 2017 tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ada dugaan proyek tersebut tidak dikerjakan melainkan copy paste dokumen perencanaan yang bisa merugikan keuangan negara.

“Oleh karena itu CBA mendorong pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan atas proyek-proyek yang dikerjakan PT. Nusantara Citra Konsultan. Dimana proyek yang dikerjakan perusahaan ini berdasarkan penelusuran CBA selain di tahun 2017 dengan jumlah 4 proyek. Ada juga di tahun sebelumnya tahun 2016 terdapat 2 proyek, tahun 2015 2013 dan 2012 masing-masing 1 proyek,” jelas Jajang.

Ditambahkannya, selain pengerjaan dokumen perencanaan yang tidak sesuai kondisi di lapangan dan tentunya tidak bisa dipakai, dalam proses lelang juga terlihat tidak wajar. Contohnya dalam proyek Jasa Konsultansi Perencanaan Teknis Lanjutan Rehabilitasi Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal Bekasi, ada tawaran lebih murah dari PT. Rekadaya Sentra mandiri senilai Rp 1,7 milar namun tetap digugurkan.

Secara keseluruhan, lanjut dia, ada potensi kebocoran sebesar Rp 297 juta lebih dalam 4 proyek jasa perencanaan teknis tahun 2017, namun kami yakin untuk potensi kerugian angkanya bisa lebih besar lagi. Mengingat proyek jasa perencanaan teknis ini berkaitan dengan proyek lainnya seperti pembangunan infrastruktur. Jika dalam perencanaan teknisnya saja sudah ada permainan, tidak menutup kemungkinan dalam pelaksanaan pembangunan juga ada kongkalikong.

“Oleh karena itu, kami mendorong pihak berwenang khususnya kejaksaan negeri (Kejari) Kota Bekasi untuk menindaklanjuti temuan di atas, selain itu kami juga mendorong Kejari untuk mengusut proyek-proyek jasa perencanaan teknis yang dijalankan PT. Nusantara Citra Konsultan di tahun anggaran 2016 ke bawah,” tandasnya.

Baca Juga:  Soal Hoax 7 Kontainer, Fahri Hamzah: Saya Curiga Ada yang Mau Ditutupi

Pewarta: M. Yahya Suprabana
Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler