Connect with us

Peristiwa

Cari Korban Di Kedalaman 17 Meter, Wagub Jatim Warning Longsor Susulan

Published

on

Wagub Jatim bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin berjalan menuju lokasi bencana longsor di Desa Banaran Kec Pulung Kab Ponorogo/Foto Tri Wahyudi/nusantaranews
Wagub Jatim bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin berjalan menuju lokasi bencana longsor di Desa Banaran Kec Pulung Kab Ponorogo/Foto Tri Wahyudi/nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Proses pencarian korban terhadap longsor di desa Banaran Kecamatan Pulung, Ponorogo terus dilakukan. Bahkan, dengan mengerahkan alat berat sejenis excavator pencarian dilakukan hingga mencapai 17 meter.

“Prosesnya dipastikan membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tetapi harus dilakukan secepat mungkin,” ujar Wagub Jatim Saifullah Yusuf saat meninjau lokasi bencana longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Minggu (2/4/2017) siang.

Mantan Menteri PDT ini mengatakan evakuasi akan dilakukan dengan mengerahkan semua potensi potensi seperti tenaga medis dan tenga tenaga terlatih seperti TNI, Polri, dan relawan. “Mari kita serahkan proses evakuasi kepada yang pihak yang terlatih seperti TNI, Polri dan relawan,” ujarnya.

Selain proses evakuasi, lanjutnya, pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi dan korban yang selamat menjadi hal yang penting.

Banyak pihak yang sudah ikut membantu seperti makanan, minuman, dokter dan obat-obatan. Ia memberi contoh Kapolda Jatim yang ikut memberi bantuan berupa empat truk berisi makanan minuman, lima tangki air bersih, serta personil terlatih.

Mengingat potensi hujan yang diperkirakan masih tinggi, kata pria yang akrab dipanggil Gus Ipul ini juga minta masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor agar tak sekedar waspada. Bila perlu segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Penulis: Tri Wahyudi

Loading...

Terpopuler