Connect with us

Rubrika

Cara Istri Buat Suami tak mudah mengeluh dan Ngambek

Published

on

Cara Istri membuat suami selalu percaya diri. (FOTO: Dok. Everyday Health)

Cara Istri membuat suami selalu percaya diri. (FOTO: Dok. Everyday Health)

NUSANTARANEWS.CO – Bahtera keluarga Anda sebagai istri sedang mengarungi lautan kehidupan dan dengan tenang berlayar menuju labuhan tujuan yang indah dan mulia, nahkodanya adalah pasangan Anda yang memahami hak dan segala kewajibannya.

Seorang suami dibantu oleh Anda sendiri yang pandai mengikuti serta mempergunakan sarana-sarana kejiwaan yang bersifat sosial, dan bijaksana dalam bergaul bersama kawan hidupnya. Itulah keberhasilan, keindahan, kedamaian, kestabilan, dan ketenangan jiwa sepasang suami istri yang menyatu dan saling mencintai.

Baca Juga:

Pada hakikatnya, istri adalah tempat berteduh bagi kejenuhan hati suami. Istri adalah obat lahir batin bagi suami. Misalnya, jika suatu waktu suami resah sebab tidak adanya keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran dalam rumah tangga, kemudia ia hanya bisa mengeluh, maka tugas Anda adalah mendampingi dia memberinya motivasi yang baik dan positif. Dalam hal ini pengertian Anda sebagai pengatur keuangan rumah tangga sangat besar efeknya pada mental dan psikis pasangan Anda selaku pencari nafkah.

Anda sebagai ibu rumah tangga adalah pelindung setia bagi pasangan yang bertanggung jawab sebagai kepala rumah tangga. Kebanyak pria ketika berhadapan dengan masalah keuangan rumah tangga, akan sangat sensitif terhadap setiap gejala yang terjadi di luar dirinya. Ia pun akan gampang ngambek atau suka meninggalkan suatu kewajiban yang seharusnya ia lakukan. Hal itu dipengaruhi oleh drop-nya mental dalam dirinya. Oleh karena itu, Anda harus lihai dan lincah dalam mengatasi kebiasaan pasangan yang seperti ini.

Baca Juga:  Kemenperin Tumbuhkan Wirausaha Baru Kalangan Santri di Purwakarta

Caranya bagaimana supaya pasangan Anda tidak mudah mengeluh dan tidak gampang ngambek? Jika Anda memiliki pikiran positif maka sangat mudah sekali mencari solusi dan gampang pula dalam melaksanakannya. Tentu saja yang utama adalah memahami masalah dan penyebabnya. Kemudain buatlah rencana untuk disampaikan kepada pasangan dengan komunikasi efektif.

Baca Juga:

Anda juga harus mengatur waktu yang tepat dengan suasana yang mendukung rencana Anda. Jika pasangan Anda juga memiliki sikap rendah diri dan pendiam, ajaklah ia bicara.

Melakukan komunikasi efektif dengan pasangan adalah langkah yang tidak bisa Anda lewatkan, langkah ini mempermudah Anda menemukan solusi. Pasangan yang mudah mengeluh dan gampang ngambek adalah pria yang biasanya masih memiliki sifat kekanak-kanakan. Oleh sebab itu, Anda harus membimbingnya dengan pengertian yang penuh dan perhatian yang total.

Artinya, hanya pada diri Anda pasangan bisa mencurahkan keluh kesahnya. Upayakan ia juga akan meminta Anda mencarikan solusinya. Jika hal ini sukses maka Anda tinggal memberikan pengarahan positif pada hal-hal yang positif pula, Anda pun harus mentransferkan energi positif dalam diri Anda pada pasangan.

Sekali waktu Anda pun bisa melakukan inisiatif yang cerdas dan positif. Misalnya memberi pasangan kejutan yang menghibur hatinya agar ia tidak lagi mengeluh. Kejutan yang Anda berikan pun dapat membuat pasangan yang mulanya gampang ngambek akhirnya akan tersenyum. Pada saat yang sama pasangan dengan mudah mencurahkan isi hati dan pikirannya pada Anda.

Selain langkah di atas, Anda bisa mengalihkan perhatian pasangan yang mudah mengeluh dan gampang ngambek pada hal-hal positif dan lucu. Barangkali dapat menghibur hatinya dan dapat meluruhkan pikirannya yang tegang karena suatu beban masalah. Hal serupa juga berlaku terhadap pengendalian diri akan sebuah amarah dan menularnya emosi yang menyiratkan bahwa salah satu strategi yang efektif barangkali adalah mengalihkan perhatian orang yang sedang marah itu, menunjukkan empati atas perasaan dan sudut pandangnya, dan kemudian menariknya ke suatu fokus yang berbeda.

Baca Juga:  Majelis Hakim Vonis Ahmad Dhani 1 Tahun Penjara

Umumnya wanita lebih mudah berempati daripada pria, setidak-tidaknya dapat diukur berdasarkan kemampuan untuk membaca perasaan orang lain yang tak terucapkan dari ekspresi wajah, nada suara, dan isyarat-isyarat nonverbal lainnya. Semua ini mengandung arti bahwa wanita memasuki jenjang perkawinan dengan sikap siap untuk berperan sebagai manajer emosi.

Baca Juga:

Dengan dasar inilah, kian terang dan jelas bahwa Andalah yang dapat meredakan perasaan pasangan Anda yang mudah mengeluh dan gampang ngambek. Beberapa caranya sebagaimana teruraikan di atas. (Riskiana/nn)

Editor: Achmad S.

Terpopuler