Connect with us

Terbaru

Camat Pragaan: Pemutaran Film G30S/PKI Pengetahuan Sejarah Masa Lalu

Published

on

Suasana nonton bareng film G 30 S PKI di Pendopo Kecamatan Pragaan Sumenep Madura. Foto Mahdi/ NusantaraNews

NusantaraNews.co, Sumenep – Pemutaran Film G30S/PKI di Pendopo Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur tujuannya untuk memberikan pengatahuan sejarah masa lalu terhadap generasi bangsa.

Menurut Camat Pragaan Sujarno film G30S/PKI sebagai pengatahuan terhadap generasi muda saat ini. Film G30S/PKI sudah beberapa tahun tidak diputar dia mengatakan film tersebut harus di suguhkan terhadap generasi masa depan bangsa ini. Agar mereka tahu terhadap kekejaman para PKI yang telah berkhianat pada bangsa ini. Sehingga para PKI membunuh para pejuang Pahlawan Revolusi

Tujuh Pahlawan Revolusi kemerdekaan yang dibuang ke sumur lubang buaya seperti Jendral Ahmad Yani, Letjen Suprapto, Letjen Haryono, Letjen Siswondo Parman, Mayjen D. I. Pandjaitan, Mayjen Sutoyo Siswomiharjo, dan Kapten Pierre Tendean

“Saya berharap dengan pemutaran film G 30 S PKI sebagai sumber sejarah masa lalu. PKI penghianat bangsa yang tidak boleh diberi ruang saat ini,” kata Sujarno, Kamis, 28 September 2017.

Diharapkan setelah selesai menunton film dokumenter mampu menanamkan jiwa nasionalisme serta menghayati ideologi pancasila. Karena pancasila merupakan sumber hukm dari segala hukum di indonesia. Menurunya dalam tap MPR nomor 20 tahun 1966 pancasila sumber hukum. PKI tidak sesuai dengan sumber hukum lndonesia yaitu pancasila.

“Film G 30 S PKI sebagai penyemangat bagi kata untuk menanamkan jiwa nasionalisme. Serta tidak memberikan ruang terhadap tumbuhnya PKI di tanah air ini,” harapnya.

Camat Pragaan tersebut berpesan jika dalam lingkungan masyarakat Kecamatan Pragaan untuk segera melapor terhadap Forum Pimpinan Kecamatan melalui Koramil atau Polsek setempat.

Pemutaran Film G30S/PKI atas prakarsai oleh Camat Pragaan Koramil Pragaan, dan Polsek Pragaan. (Mahdi)

Editor: Sulaiman

Loading...
Baca Juga:  Menko Polhukam: Kita Tak Perlu Malu, Marah atau Kesal Menonton Film Sejarah

Terpopuler