Connect with us

Hukum

Caleg PSI Dilaporkan ke Polisi Terkait Ujaran Kebencian di Media Sosial

Published

on

ujaran kebencian, caleg psi, kader psi, berita bohong, acta, husni shihab, nusantaranews, nusantara news, nusantara

Pemilik akun Twitter @HusniShihab. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Juru bicara Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) akan mendampingi M Chusni Mubarok, pelapor yang membuat laporan kepolisian terkait tindak pidana berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian yang menimbulkan permusuhan antar golongan terhadap Prabowo Subianto.

Pelapor rencananya akan melaporkan pemilik akun Twitter @HusniShihab, kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai terlapor sebagaimana dimaksud Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Chusni dan ACTA akan menyambangi bareskrim Mabes Polri terkait pelaporan kasus ujaran kebencian tersebut.

“Mendampingi M Chusni Mubarok sebagai Pelapor membuat Laporan Kepolisian terkait dugaan tindak pidana berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian yang menimbulkan permusuhan antar golongan terhadap Bapak Letjen (P) H. Prabowo Subianto sebagai tokoh nasional dan calon presiden RI periode 2019/2024 oleh pemilik akun Twitter @HusniShihab caleg PSI sebagai terlapor sebagaimana dimaksud Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE,” ujar jubir ACTA, Hanfi Fajri, Senin (29/10/2018).

Penelusuran redaksi, akun Twitter atas nama @HusinShihab kerap membuat cuitan yang bernada tuduhan dan penghinaan, khususnya terhadap barisan opsisi. Ambil contoh pernyataan yang dicuit pada tanggal 27 Oktober 2018 lalu dengan jelas menghasut pengguna media sosial (follower) supaya jangan memilih kader Partai Gerindra dan koalisi pendukung Prabowo-Sandi pada Pemilu 2019 mendatang.

“Apa saya bilang. Tidak perlu dibongkar @prabowo ada di balik gerakan HTI partainya sudah mengakui siap merangkul mantan anggota HTI. Benih-benih radikalisme memang sudah dipupuk sejak lama untuk berkuasa. Please jangan pilih kader @Gerindra dan koalisi, negeri ini bisa hancur,” cuitnya seperti dikutip redaksi.

“Itu bukan fitnah, saya bisa buktikan. Gerakan masif HTI sudah dibangun sejak @prabowo nyapres. Kekuatan muslim radikalis yang dirangkul diharapkan bisa menang dgn modal sebar hoax dan hatespeech tapi gak pernah berhasil. Upaya itu terus dilakukan sampai sekarang untuk berkuasa. Ngeri!,” cuit dia lagi. (eda/amj)

Berdasarkan profil @HusinShihab, dia merupakan calon anggota DPR RI PSI Dapil Jatim XI.

Editor: Almeiji Santoso

Advertisement

Terpopuler