Connect with us

Ekonomi

Bupati Sumenep Resmikan PLTS di Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk

Published

on

Bupati Sumenep KH. Abuya Busyro Karim resmikan PLTS di Ponpes Annuqayah Guluk Guluk Sumenep Madura. (Foto: Danil Kafi/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan di pondok pesantren (ponpes), Bupati Sumenep KH Abuya Busyro Karim meresmikan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Pondok Pesantren Annuqayah. Desa Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (5/3/ 2018).

Menurut Abuya Busyro, PLTS di Pondok Pesantren dapat membantu santri dalam mengoptimalkan tenaga listrik. Sehingga siswa tidak terus tergantung pada PLN. Artinya sat dilakukan pemadaman siswa tetap bisa belajar dengan memanfaat daya PLTS di lingkungan pondok pesantren.

“PLTS banyak manfaatnya, patut kita syukuri bersama. Jika di pondok pesantren ada PLTS maka preses belajar mengajar tetap berlanjut walaupun dilakukan pemadaman oleh PLN,” terang Bupati saat sambutan.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Sumenep tersebut meminta kepada pengelola PLTS dalam hal ini IBEKA dan CSR Paiton Energy agar tetap memberikan kontribusi pembangunan pada bumi madura khusunya Sumenep. Apalagi saat ini Pemerintah Sumenep sedang gencar-gencarnya melakukan penyeluruhan listrik hidup selama 24 jam. Seperti halnya kemaren di Kecamatan Gayam, Kepulaun Sapudi, telah diresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) .

“IBEKA dapat melakukan PLTS di Kepulauan agar listrik 24 jam dapat dirasakan oleh semua masyarakat Sumenep,” harapnya.

Sementara Direktur IBEKA, Tri Mumpuni mengatakan bahwa PLTS yang dipasang di Pondok Pesantren Annuqayah merupakan sistem on-grid. Pemakaiannya sudah tersambung langsung dengan PLN.

“PLTS ini memiliki berkukuatan 30,72 KWP. Tujuannya untuk membantu kelistrikan di pondok pesantren,” katanya.

Di samping itu, Tri Mumpuni menambahkan PLTS dapat dijadikan tempat pembelajaran oleh para santri di pondok pesantren agar dapat mengetahui tentang PLTS.

Pewarta: Danil Kafi
Editor: Eriec Dieda

Advertisement
Advertisement

Terpopuler