Connect with us

Berita Utama

Bupati Bireuen Resmikan Museum Kota Juang

Published

on

Bupati Bireuen resmikan museum Kota Juang.

Bupati Bireuen resmikan museum Kota Juang pada hari Selasa (30/3) di Gampong Baro, Kecamatan Kota Juang/Foto: Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi saat meresmikan museum.

NUSANTARANEWS.CO, Bireun – Bupati Bireuen resmikan museum Kota Juang. Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi resmikan museum Kota Juang yang dirangkai dengan peluncuran buku H Abubakar Bin Ibrahim Bin Salem Bey dan buku para tokoh galery meseum Kota Juang, Selasa (30/3) di Gampong Baro, Kecamatan Kota Juang.

Peresmian dihadiri forkopimda, tokoh nasional di Jakarta, Medan, Aceh, Bireuen, keluarga H Abubakar Bin Ibrahim Bin Salem Bey, undangan lainnya, dirangkai serah buku, penandatanganan prasasti oleh Bupati dan pemotongan pita kerumah Aceh Bireuen sebagai meseum oleh Forkopimda.

Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi dalam sambutannya mengatakan, pertemuan ini merupakan sebuah forum sejarah dan ilmiah mengisah perjuangan panjang masa dahulu. “Lokasi meseum ini dikampung saya tinggal, jadi kami dan masyarakat akan menjaganya,” sebutnya.

“Atas nama masyarakat dan Pemkab Bireuen, saya sangat mengapresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas diresmikan Museum Kota Juang Bireuen. Terimakasih kepada Yayasan Museum Kota Juang Bireuen telah memprakarsai pembangunan museum ini. Sehingga sekarang Kabupaten Bireuen memiliki museum,” tutur Bupati.

Bupati menerangkan, museum merupakan media yang universal untuk pelestarian warisan budaya, wahana pembelajaran masyarakat, serta objek wisata edukatif. Diharap dengan diresmikannya museum Kota Juang Bireuen ini nantinya, dapat menjadi hal positif bagi sejarah sekaligus ikon di Kabupaten Bireuen.

“Sejalan diresmikan Meseum Kota Juang ini, saya telah mengeluarkan peraturan Bupati, tentang pendopo Bupati menjadi cagar budaya dan anggaran dana untuk membuat buku sejarah Bireuen,” terang Bupati Muzakkar yang berharap paska diresmikan meseum nantinya dilanjutkan dengan seminar tentang sejarah dan budaya bagi generasi kita. (*)

Baca Juga:  Kapitalis Kroni Penyebab Ketimpangan

Loading...
Advertisement

Terbaru

Advertisement

Terpopuler