Connect with us

Lintas Nusa

Bupati Aceh Utara Perintahkan Jajarannya Untuk Tanggap Bencana

Published

on

Bupati Aceh Utara perintahkan jajarannya untuk tanggap bencana.

Bupati Aceh Utara perintahkan jajarannya untuk tanggap bencana. Bupati Aceh UtaraH. Muhammad Thaib.

NUSANTARANEWS.CO, Aceh Utara – Bupati Aceh Utara perintahkan jajarannya untuk tanggap bencana. Hal itu dilakukan Bupati H. Muhammad Thaib mengingat situasi cuaca dan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga debit air yang besar telah menggenangi sebagian besar wilayah Aceh Utara.

Bupati telah memerintahkan semua SKPK, hingga para Camat dan Geuchik, untuk mengambil langkah-langkah tanggap bencana dalam menghadapi banjir yang terjadi sejak Jumat akhir pekan lalu.

“Hampir semua kecamatan yang ada di Aceh Utara terendam banjir. Saya telah memerintahkan seluruh unit pemerintahan di bawah koordinasi saya untuk terus meng-update situasi dan melakukan langkah langkah tanggap bencana,” tegasnya, Senin (7/12).

Tanggap bencana dimaksud, lanjut Bupati, termasuk contigency plan paska banjir, di tengah keterbatasan anggaran akibat Covid-19. “Kami telah semaksimal mungkin melakukan langkah-langkah dalam menghadapi bencana banjir ini,” ungkap Cek Mad, sapaan akrab Bupati Aceh Utara.

Yang terpenting ingin saya sampaikan terkait Bendungan Krueng Pase, lanjut Cek Mad adalah permasalahan yang sangat kompleks. Mulai dari pemilik lahan yang sampai saat ini terus bertahan dengan cara pandangnya hingga persoalan-persoalan lain yang belum tuntas hingga saat ini.

“Untuk itu, perlu mengintegrasikan kewenangan dan peran Pemkab, Pemprov dan Pemerintah Pusat, saya sebagai Bupati Aceh Utara berharap kepada Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk memprioritaskan permasalahan bendungan Krueng Pase, karena ini bukan masalah banjirnya saja, tetapi juga menyangkut hasil tanam, ternak dan harta benda masyarakat yang setiap tahunnya merugi akibat imbas banjir,” ungkap Cek Mad.

Kepada masyarakat Aceh Utara yang saat ini ditimpa bencana banjir, Cek Mad menyatakan turut prihatin dan berduka atas musibah tersebut. “Mohon doa dari semua pihak, mudah-mudahan semua yang kita hadapi saat ini segera berakhir. Saya yakin pembangunan bendungan Krueng Pase segera terealisasi, meskipun harus saya pertaruhkan jabatan saya sebagai Bupati Aceh Utara,” tegasnya.

Baca Juga:  Serunya UEFA EURO 2020™ di MOLA, Kini Tersedia di IndiHome TV!

Cek Mad mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kepala BPBD Aceh Utara untuk segera mengkomunikasikan dan berkoordinasi dengan PT. PLN, PDAM dan PT. Telkom agar memastikan dalam kondisi banjir ini masyarakat tetap mendapatkan pelayanan prima, khususnya terhadap ketersediaan listrik, air bersih dan jaringan komunikasi.

“Jaringan listrik agar secepatnya dapat dipulihkan di daerah-daerah yang terdampak banjir, begitu juga air PDAM dan jaringan Telkom. Kami minta agar bertindak cepat agar kebutuhan air dan komunikasi masyarakat tidak terganggu,” harap Cek Mad. (Red)

Sumber: Kabag Humas Setdakab Aceh Utara

Loading...

Terpopuler