Connect with us

Gaya Hidup

Bripka Joni Anggota Polres Pidie Jaya Membantu Mantan Kombatan GAM Sakit

Published

on

Bripka Joni anggota Polres Pidie Jaya membantu mantan kombatan GAM Sakit.

Bripka Joni anggota Polres Pidie Jaya membantu mantan kombatan GAM Sakit. Bripka Joni saat Membantu Anggota GAM Sakit di rumahnya, Gampong Trusep, Trienggadeng, Pidie Jaya, Minggu (03/05).

NUSANTARANEWS.CO, Pidie Jaya – Bripka Joni anggota Polres Pidie Jaya membantu mantan kombatan GAM Sakit. Bripka Joni lagi-lagi menjalankan misi dan aksi peduli kemanusiaan disela-sela kesibukannya bertugas di Polres Pidie Jaya. Setelah mendapatkan kabar, hari ini Bripka Joni langsung membesuk mantan kombatan GAM di Gampong Trusep, Kecamatan Trienggadeng yang saat ini lagi berbaring sakit dan membutuhkan pertolongan, Minggu (03/05).

Menurut Bripka Joni, kami berterima kasih kepada masyarakat atas informasi bahwa ada saudara kita yang lagi sakit dan membutuhkan pertolongan. Alhamdulillah hari ini Kami bisa  berkunjung langsung ke rumah saudara Karmarullah(48 tahun), mantan kombatan GAM, saat ini beliau lagi terbaring sakit di rumahnya karena mengalami Sakit fibrosarcoma*.

Sakit yang diderita Kamarullah sudah lama di deritanya hingga baru sekarang ini mengalami lumpuh tidak bisa bangun lagi dari tempat tidurnya.

Rencananya Bripka Joni bersama Tim Insya Allah akan berusaha untuk di Rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Meureudu dan selanjutnya bisa di rujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin di Banda Aceh untuk dirawat secara intensif, kata Polisi muda berhati mulia ini.

Berdasarkan Pantauan Nusantara News, Masyarakat sangat senang dan menyambut baik dan mengapresiasi aksi cepat dalam tugas kemanusiaan yang dilakukan oleh anggota Polres Pidie Jaya. (M2/ed Banyu)

*Fibrosarcoma adalah salah satu jenis tumor ganas (kanker) yang dapat berasal dari sel di dalam jaringan lunak (otot, lemak, tendon/sambungan otot dengan tulang, saraf, pembuluh darah, persendian) dan tulang. Oleh sebab itu fibrosarcoma dapat tumbuh dimanapun pada bagian yang disebut diatas. Penyebab pastinya tidak diketahui, namun diduga adanya pengaruh keturunan serta perubahan genetik dalam jaringan tertentu sehingga menimbulkan sel normal menjadi sel tumor ganas. Gejala yang ada tergantung dari lokasi serta besarnya tumor, beberapa gejala yang dapat timbul antara lain: Benjolan, Nyeri atau pegal-pegal, Sulit berjalan, Kaku sendi.

Fibrosarcoma baru dapat didiagnosis berdasarkan dari hasil pemeriksaan patologi anatomi melalui operasi biopsi. Caranya adalah mengambil sebagian jaringan tumor baik melalui tindakan operasi, aspirasi jarum halus, dsb, lalu jaringan tersebut dilihat dibawah mikroskop. Penanganannya dengan kombinasi antara operasi, kemoterapi (obat-obatan) serta radioterapi.(red)

Baca Juga:  Di Pacitan, Ibas Sembelih Lima Sapi
Loading...

Terpopuler