Connect with us

Politik

BPN Sebut Prabowo Rileks Tanpa Beban di Debat Kedua

Published

on

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Romandhon/NUSANTARANEWS.CO)

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Romandhon/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut dalam debat kedua Prabowo Subianto lebih rileks dan tanpa beban.

“Sangat rileks ya, jadi Pak Prabowo akan tetap tampil menawarkan solusi perubahan yang baru,” kata Dahnil di kawasan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019).

Dahnil menegaskan, mantan Danjen Koppasus tersebut akan menjalani debat bertajuk Pangan, Energi, Infrastruktur, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup kali ini tanpa beban.

Sekalipun demikian, lanjut Dahnil, Prabowo akan tetap menawarkan perubahan baru bagi nasib ekonomi Indonesia ke depan.

“Pak Prabowo datang di debat ini tanpa beban, beliau datang dengan harapan baru, perubahan baru,” jelasnya.

Situasi ini berbanding terbalik dengan kubu petahana. Di mana menurutnya Jokowi memiliki beban ekonomi selama 4 tahun dalam pemerintahannya serta janji politik yang masih belum terealisasikan sepenuhnya.

“Sedangkan Pak Jokowi, datang dengan beban yang sangat berat. Janji politik dengan masyarakat 4 tahun lalu. Yang tidak pernah dipenuhi misalnya pangan, impor dan sebagainya,” ujar Dahnil.

Danil menjelaskan, sejak awal Prabowo Subianto lantang menyinggung masalah pangan dan energi di Indonesia.

“Pak Prabowo ingin tampil sebagai strong leader, pemimpin yang memimpin. Bukan Presiden yang dikendalikan oleh mafia pangan,” pungkasnya.

Pewarta: Romandhon
Editor: Banyu Asqalani

Loading...

Terpopuler