Lintas NusaPeristiwa

Bom Kecil Memaksa Pihak Kecamatan Mendesak Panitia PAW Kades Segera Ambil Sikap

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Tahapan Penggantian Antar Waktu (PAW) Kades yang awalnya akan disosialisakan pada senin (15/01) sempat mangkrak dengan adanya tragedi Bondet beberapa hari yang lalu di Balai Desa Guluk-Guluk Sumenep, Jawa Timur. Hal itu menjadi faktor utama sosialisasi itu belum mendapatkan kejelasan.

Kecamatan mendesak beberapa pihak yang terlibat dalam kepanitian tahapan PAW Kades untuk menindaklanjuti terkait sosisalisasi bakal calon Kades tersebut. Akhirnya, rapat kordinasi lanjutan Jumat (19/1) yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Guluk-Guluk menghasilkan kesepakatan bahwa PAW akan dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang sudah ditetapkan dalam Perbup.

Rapat koordinasi lanjutan sempat memanas. Pasalnya, sebagian pelaksana tahapan PAW ngotot merubah mekanisme pencalonan. Rapat yang juga sekaligus untuk mencari solusi agar adanya sinergisitas antara pemerintah dengan masyarakat justru ditolak forum.

Kepala Bagian Hukum Sekda Kabupaten Sumenep Setiawan Karyadi menyampaikan, jika pelaksanaan PAW dilaksanakan tidak prosedural dan dilaksanakan secara kompetisi, maka Bupati Sumenep tidak akan melantik.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Minta Pemdes Kreatif Dongkrak Perekonomian Masyarakat Desa

“Jika tidak prosedural pak Bupati tidak berwenang melantik, kalau hal itu dihasilkan melalui kompetisi,” ujarnya.

Namun, rapat yang kemudian dihadiri Ketua BPD, Panitia PAW, Kapolsek dan Danramil Guluk-guluk serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa akhirnya mengerucut pada mekanisme Perbub.

Pewarta: Rosyidi
Editor: Ach. Sulaiman

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 31