BHS: IPSI Kota Surabaya Bidik 6 Medali Emas Juara Umum Porprov 2022 Lumajang

BHS: IPSI kota Surabaya bidik 6 medali emas juara umum Porprov 2022 Lumajang.
BHS: IPSI Kota Surabaya bidik 6 medali emas juara umum Porprov 2022 Lumajang.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya sukses dan berjaya di Prakualifikasi Porprov 2022 yang berlangsung di Bojonegoro, 17-22 Mei. Hingga Sabtu (21/5) atau sehari menjelang penutupan, kontingen IPSI Kota Surabaya sudah berhasil meloloskan 15 kelas ke Porprov VII/2022 yang akan digelar di Lumajang, 25 Juni hingga 3 Juli mendatang.

“Sebenarnya KONI Kota Surabaya hanya manargetkan 10 kelas yang lolos ke Porprov 2022, tapi sampai hari ini kita sudah berhasil meloloskan 15 kelas. Artinya, kita sudah berhasil melampaui target yang diberikan KONI Kota Surabaya,” kata Ketua Pengcab IPSI Kota Surabaya Bambang Haryo Soekartono (BHS) di Bojonegoro, Minggu (22/5)

Padahal, kata mantan anggota DPR RI ini, saat ini masih ada 2 pertandingan lagi sehingga ada peluang terbuka lebar menambah jumlah kelas yang lolos ke Porprov 2022 sehingga Surabaya menempatkan sebagai kabupaten/kota yang terbesar meloloskan kelasnya ke Porprov 2022.

“Di Porprov 2022 Lumajang nanti kita ditarget KONI dan Dispora merebut 4 medali emas. Tapi saya optimistis anak-anak akan mampu meraih 6 medali emas sekaligus tampil sebagai juara umum,” tegas politikus asal Partai Gerindra tersebut dengan penuh keyakinan.

Sekedar diketahui, pada Porprov VI/2019 lalu, kontingen IPSI Kota Surabaya hanya mampu merebut 2 medali emas dan gagal meraih gelar juara umum. Kala itu, juara umum diboyong Kabupaten Ponorogo yang juga meraih 2 medali emas. Hanya saja, Kota Surabaya kalah dalam perolehan jumlah medali perak, sehingga harus puas di posisi runner-up.

“Untuk Porprov VII/2022, saya optimistis kontingen IPSI Kota Surabaya akan mampu meraih gelar juara umum. Apalagi jika melihat semangat juang anak-anak selama di Pra Porprov dan dukungan penuh dari Pak Bambang Haryo selaku ketua IPSI Surabaya,” kata Herman Rivai, monev Porprov IPSI kota Surabaya. (setya)