Budaya / SeniPuisi

Beri Saja Satu Puisi Kepada Wanita

Puisi Abdul Wachid B.S.

BERI SAJA SATU PUISI KEPADA WANITA
(Arif Hidayat)

pernyataan cinta tidak harus dengan kata
penampilan cinta tidak mesti dengan berani
lantaran metafora seindah seunik apa
di dalam puisi tidaklah sebanding dengan hati

yang hakiki menjiwai
kau telah ketikkan ketukketuk huruphatimu
kau sudah menjadi pelayan yang
paling setia bagi perempuan pualam

untuk itulah pelayananmu yang
sehati kemudian mendapatkan imbalan
berhatihati berharihari sepanjang usianya
kelak pelayanannya akan menjadi tanda

perpanjangan dari hyang mahakasihsayang
“beri saja satu puisi kepada wanita
maka engkau akan mendapatkan irama metafora yang
menemani tidur dan jagamu hingga menutup mata”

pernyataan cinta tidak harus dengan kata
penampilan cinta tidak mesti dengan berani
di hari pertamamu menjadi pengantin
kau akan sungguh saksikan

perempuan pualam yang
ketika minum kopi
maka kopi itu terlihat
hitam manisnya

yogyakarta, 31 januari 2016

Abdul Wachid B.S., lahir 7 Oktober 1966 di Bluluk, Lamongan, Jawa Timur. Achid alumnus Sastra Indonesia Pascasarjana UGM (Magister Humaniora), jadi dosen-negeri di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, dan sekarang sedang studi Program Doktor Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Sebelas Maret Solo.

Baca Juga:  Banyak Jalan Menuju Roma

__________________________________

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi*) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: [email protected] atau [email protected]

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 184