Connect with us

Hankam

Bendera Space Force Diluncurkan di Gedung Putih

Published

on

Bendera Space Force diluncurkan di Gedung Putih.

Bendera Space Force diluncurkan di Gedung Putih. Para pemimpin pertahanan menyerahkan bendera Pasukan Luar Angkasa kepada Presiden Donald J. Trump pada Jum’at (15/5) di Kantor Oval.

NUSANTARANEWS.CO, Washington – Bendera Space Force diluncurkan di Gedung Putih. Para pemimpin pertahanan menyerahkan bendera Pasukan Luar Angkasa kepada Presiden Donald J. Trump pada Jum’at (15/5) di Kantor Oval. Bendera dinas bersenjata yang baru tersebut akan digantung bersama bendera dinas militer lainnya di Gedung Putih.

“Saya hanya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang dan berterima kasih kepada semua orang,” kata presiden. “Ruang angkasa akan menjadi … masa depan, baik dalam hal pertahanan, pelanggaran, dan dalam banyak hal lainnya.”

Seperti diketahui, Angkatan Luar Angkasa telah resmi menjadi cabang keenam militer AS setelah Presiden Trump menandatanganinya pada bulan Desember lalu di bawah Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional. Presdien Trump mengatakan bahwa AS perlu memperluas kehadiran militernya di ruang angkasa.

Sekretaris Pertahanan Dr. Mark T. Esper menyebut presentasi bendera itu bersejarah. “Amerika Serikat (AS) telah menjadi negara antariksa selama beberapa dekade,” katanya dalam upacara singkat itu.

Penciptaan Angkatan Luar Angkasa diperlukan karena musuh telah “mempersenjatai” ruang angkasa, katanya. Space adalah domain perang. “AS sekarang melakukan apa yang perlu dilakukan untuk melindungi aset kami di ruang angkasa dan memastikan bahwa ruang angkasa tetap menjadi “surga” yang dengannya kami tidak hanya melindungi Amerika, tetapi kami mempertahankan ekonomi kami, kami mempertahankan kemampuan komersial kami, kami mempertahankan cara orang Amerika hidup,” tegas Esper.

Jenderal Angkatan Darat Mark A. Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, menyebut angkasa adalah ruang kritis bagi AS. “Jika kita akan mempertahankan cara hidup kita, dan kita akan membela bangsa kita, maka kita harus mempertahankan diri kita di ruang angkasa,” kata Milley.

Baca Juga:  Gotong Royong Merupakan Budaya Warisan Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Jenderal John W. “Jay” Raymond, komandan Komando Luar Angkasa AS dan kepala operasi antariksa pertama negara itu, mengucapkan terima kasih kepada presiden atas dukungannya terhadap 16.000 profesional ruang angkasa yang ditugaskan di Angkatan Udara. Pria dan wanita itu datang untuk bekerja setiap hari dengan fokus menyediakan kemampuan ruang bagi bangsa kita untuk pasukan koalisi bersama dan bagi dunia, kata Raymond. “Kami bangga dengan bendera ini. Kami bangga memiliki kesempatan untuk mempersembahkannya kepada Anda di sini untuk dipajang di Gedung Putih,” katanya.

Juru bicara Angkatan Luar Angkasa, Lynn Kirby mengatakan, “Angkatan Luar Angkasa AS dengan bangga mempersembahkan bendera resmi kepada Presiden AS, kepada para profesional ruang angkasa kita di seluruh dunia, dan kepada publik Amerika, sehingga membentuk bagian lain dari budaya kita,” ujarnya, dan menambahkan, “Bendera resmi Angkatan Udara berasal dari elemen-elemen kunci dan pusat segel Angkatan Udara AS.” (JG/DOD News/Alya Karen)

Loading...

Terpopuler