Ilustrasi rudal JSM diluncurkan dari pesawat tempur/Foto: pinterest
Ilustrasi rudal JSM diluncurkan dari pesawat tempur/Foto: pinterest

NUSANTARANEWS.CO – Kementerian Pertahanan Jepang berencana membeli rudal yang mampu menjangkau wilayah Korea Utara. Menurut sumber Menteri pertahanan anggaran tersebut telah diajukan untuk anggaran fiskal tahun berikutnya guna melengkapi pesawat tempur yang ada.

Dilansir dari reuters pada hari selasa (5/12), Jepang dikabarkan telah menyiapkan angaran khusus terkait pembelian rudal jelajah yang akan dipasang pada skuadron pesawat tempur F-15. Bila rudal ini benar-benar jadi dibeli, maka untuk pertama kalinya Jepang akan memiliki kemampuan untuk menyerang langsung fasilitas rudal Korut.

Masih menurut sumber kementerian pertahanan, dikatakan bahwa mengingat situasi keamanan yang tidak menentu – Jepang perlu memperkuat pertahanannya di pulau-pulau terpencil dengan kemampuan menyerang musuh dengan rudal jelajah jarak jauh.

Rudal yang menjadi incaran adalah rudal Joint Strike Norwegia, yang memiliki jangkauan hingga 500 kilometer, dan JASSM-ER buatan AS, dengan jarak tempuh lebih dari 900 kilometer.

Infografis Rudal JSM Norwegia
Rudal JSM Norwegia

Namun partai oposisi mengkritik langkah tersebut dengan mengatakan bahwa pembelian rudal jelajah jarak jauh yang memungkinkan Jepang menyerang langsung Korea Utara dari wilayah udara Jepang – bertentangan dengan konstitusi pasukan bela diri Jepang. Tapi para pendukung senjata penyerang di Jepang berargumen bahwa senjata dengan kemampuan menyerang bisa juga memainkan peranan defensif.

Seperti diketahui, Konstitusi Jepang setelah berakhirnya PD II melarang pasukan Bela Diri Jepang untuk memiliki senjata penyerang. Di bawah konstitusi itu, kekuatan rudal Jepang dibatasi dengan jangkauan maksimal 300 kilometer. Sehingga pembelian rudal jelajah baru tersebut menjadi kontroversial.

Jepang tampaknya sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk terkait ketegangan di Semenanjung Korea dengan menghadirkan rudal jarak jauh tersebut. (Banyu)

 

Komentar