Connect with us

Berita Utama

Bawang Putih Meroket, Inflasi Mei 2017 Lepas Landas

Published

on

Lepas Ketergantungan, Kementan Tata Aturan Impor Bawang Putih. (Ilustrasi) Foto: Dok. Antaranews
Tata Aturan Impor Bawang Putih/(Ilustrasi) Foto: Dok. Antaranews/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Harga kebutuhan pokok yang naik menjelang puasa tahun ini membuat terjadinya inflasi sebesar 0,39 persen di Mei 2017. Komoditas yang harganya naik paling tinggi adalah bawang putih.

“Tiga komoditas yang andil inflasi. Pertama bawang putih 0,08 persen ini adalah pergerakan bulanan, kalau mingguan sebetulnya minggu keempat sudah mulai menurun, (pekan) kedua, ketiga, naik. Ada intervensi, harga turun,” ujar Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Kedua, ada sumbangan inflasi dari harga telur ayam ras sebesar 0,05 persen. Sementara ketiga adalah daging ayam ras 0,04 persen.

“Komoditas lain adalah beras, daging sapi, dan cabai merah masing-masing 0,01 persen,” ucapnya.

Beberapa komoditas yang harganya sudah mulai turun tapi masih menyumbang inflasi antara lain cabai rawit 0,04 persen, bawang merah 0,02 persen, dan tomat sayur 0,01 persen.

BPS melaporkan inflasi Mei 2017 tercatat 0,39 persen. Adapun inflasi tahun kalender sebesar 1,67 persen dan tahun ke tahun mencapai 4,33 persen.

Suhariyanto mengatakan, salah satu faktor pendorong naiknya inflasi adalah naiknya harga pangan menjelang dan memasuki bulan puasa.

Menurut Suhariyanto, inflasi Mei 2017 ini lebih tinggi dibandingkan Mei 2016 sebesar 0,24 persen, tapi lebih rendah dari Mei 2015 sebesar 0,50 persen.

Reporter: Richard Andika
Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler