Connect with us

Global

Barbara Bush, Perempuan Pertama Promosikan Kapal Induk AS

Published

on

Barbara Bush saat memecahkan sampanye di Kapal Induk AS tahun 1990 (Navy Photo/Nusantaranews.co)

Barbara Bush saat memecahkan sampanye di Kapal Induk AS tahun 1990 (Navy Photo/Nusantaranews.co)

NUSANTARANEWS.CO, Washington – Pada tanggal 17 April 2018 lalu, Barbara Bush yang merupakan sosok mantan ibu negara AS ke-43 menghembuskan napas terakhir. Untuk mengenang jasa-jasa besar istri George Bush itu, Departemen Pertahanan AS memberikan penghormatan khusus kepada perempuan yang selama hidupnya banyak mendedikasikan diri untuk militer.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Nusantaranews.co, Jumat (20/4/2018), juru bicara Pentagon, Dama W. White mengatakan bahwa Barbara Bush adalah sosok yang memiliki kepedulian serta kecintaan besar terhadap militer negara berjuluk Om Sam tersebut.

“Bagi militer, ia merupakan seorang istri Angkatan Laut, figur ikonik, sekaligus pendukung setia para pria dan wanita berseragam militer,” ungkap White.

Selain itu lanjut dia, sikap Barbara Bush dalam memperlakukan semua militer layaknya keluarga sendiri memberikan kesan yang mendalam.

Baca Juga:
8 Ibu Terhebat Penggugah Dunia Sepanjang Sejarah
Laksamana Malahayati: Laksamana Laut Muslimah Pertama di Dunia

White mengaku masih ingat betul bagaimana Barbara Bush menjadi trend center sebagai perempuan pertama yang mempromosikan kapal induk milik angakatan laut AS. Pada 21 Juli 1990 lalu, aksi Barbara Bush saat memecahkan sebotol sampanye di atas kapal induk USS berhasil menyedot perhatian publik dunia.

Sementara itu, Kapten Angkatan Laut AS, Glenn Jamison mengaku sangat bangga pernah memiliki sosok ibu negara seperti dia. Namun di usianya yang ke-92, Barbara meninggalkan publik AS untuk selama-lamanya.

Sebelumnya, ia telah melewati serangkaian perawatan. Sebagai perempuan yang memiliki suami serta anak yang pernah menjadi presiden, Barbara Bush dapat dikatakan adalah sebagai matriarkat dinasti politik Partai Republik di AS.

Pewarta: Ardian
Editor: Romadhon

Advertisement
Advertisement

Terpopuler