Connect with us

Kesehatan

Bantu Penyembuhan Covid-19, 22 Survivor Covid-19 Siap Donor Plasma Konvalensens

Published

on

Bantu penyembuhan Covid-19, 22 survivor Covid-19 siap donor plasma konvalensens.

Bantu penyembuhan Covid-19, 22 survivor Covid-19 siap donor plasma konvalensens. 

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Bantu penyembuhan Covid-19, 22 survivor Covid-19 siap donor plasma konvalensens. Kabar baik sekaligus harapan baru mempercepat kesembuhan pasien Covid-19 di Jawa Timur dengan adanya metode plasma konvalesens yang telah terbukti efektif bagi pasien positif Covid-19 dalam kondisi berat.

Dibeberkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bahwa terdapat 22 orang Survivor Covid-19 yang telah siap menjadi Donor Plasma Konvalensens bagi pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan yang masuk kategori berat  dan sangat berat.

Ke-22 orang pendonor yang telah masuk dalam daftar tunggu atau waiting list tersebut yaitu 20 orang di RSUD Dr. Soetomo dan dua orang lainnya di  RS Syaiful Anwar Malang.

“Alhamdulilah sudah terdapt 22 orang yang terkonfirmasi secara bertahap akan mendonorkan plasma darahnya,” ungkap Gubernur Khofifah dalam keterangannya pada Konferensi Pers Covid-19 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (6/6).

Gubernur Khofifah berharap, kedepan jumlah pendonor akan semakin bertambah. Karenanya, pihaknya kembali mengajak masyarakat khususnya para pasien yang sembuh dari Covid-19 agar dengan suka rela  untuk menjadi donor. Praktek donor plasma darah ini sendiri juga telah mendapat izin dari  WHO dan FDA Amerika untuk dipergunakan pada pasien Covid-19 dengab kategori  berat dan sangat berat.

Seperti disampaikan sebelumnya oleh Menkes Terawan pada kunjungannya ke Jatim lalu, donor plasma darah ini akan menjadi terapi bagi mereka yang masuk pada kategori berat dan sangat berat. Walaupun ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadi donor, tentunya dengan semakin banyak yang bersedia maka harapan kesembuhan pun akan semakin meningkat.

Baca Juga:  Pakar Sebut Pembuatan Perppu Berdampak Negatif Pada Proses Yustisial Mahkamah Konstitusi

Terkait dua orang pendonor plasma darah yang ada di RSSA, dr. Khohar selalu Dirut RSSA, menyampaikan bahwa plasma darah tersebut sudah diberikan ke pasien Covid-19 yang tengah menggunakan ventilator. Setelah diberikan donor plasma sebanyak tiga kali dan disertai pengamatan, kondisi pasien tersebut tercatat membaik bahkan alat bantu nafas sudah bisa dilepas.

“Di Syaiful Anwar, kita sudah dapat dua pendonor dan sudah digunakan ke pasien. Setelah diberikan sebanyak tiga kali, ternyata alat bantu nafasnya bisa dilepas,” tutur dr. Kohar Hari Santoso yang juga sebagai Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim. (Setya/ed. banyu)

Loading...

Terpopuler