MancanegaraTerbaru

Bangkit Dari Permasalahan, Uber Bergabung Dengan Asosiasi Transportasi Global

NUSANTARANEWS.CO – Uber telah memberikan keterangan pada Senin (4/12) bahwa pihaknya telah bergabung dengan asosiasi angkutan umum global guna meningkatkan mobilitas di berbagai wilayah dimana mereka beroperasi.

Uber juga mengatakan perihal kebergabungannya dengan Perhimpunan Transportasi Umum Internasional (UITP) juga memiliki tujuan untuk menghubungkan lebih banyak lago orang yang menggunakan transportasi umum.

Andrew Salzberg kepala kebijakan dan penelitian transportasi Uber mengatakan bahwa menyelaraskan perusahaan dengan otoritas trasnportasi umum adalah cara yang baik untuk membuat Uber menjadi mitra yang lebuh baik di berbagai wilayah.

UITP mewakili penyedia transportasi umum di seluruh dunia termasuk Transport for London (TfL), diketahui telah mencopot Uber dari lisensinya.

Scandal-hit Uber yang belakangan ini menyeruak membuat pihak Uber harus meyakinkan pihak berwenang bahwa mereka menangani hal tersebut dengan kompeten setelah terungkap penyembunyian pelanggaran secara secara besar-besaran yang telah mendorong penyelidikan dari regulator di seluruh dunia.

Di bawah CEO barunya, Dara Khosrowshahi, Uber menguj pendekatan yang lebih kolaboratif pada regulasi.

Baca Juga:  Meriahkan Tahun Baru, Pemdes Lobuk Launching Spot Pancing Pantai Matahari

“Kita ingin menjadi mitra yang lebih baik untuk kota tempat kita beroperasi,” kata Zalzberg. Ia mengakui publikasi yang dibuat tersebut adalah bagian dari upaya perusahaan untuk memperbaiki hubungan dengan lebih baik pada awal atau akhir perjalanan mereka.

Pihak Uber juga mengatakan bahwa mereka akan menyelenggarakan serangkaian sesi pelatihan dengan UITP yang dimulai dengan trasnportasi umum demi pelayanan yang lebih baik untuk pelanggan mereka.

Keterangan yang diberikan Salzberg juga menyebutkan bahwa perusahaan ingin membantu mengurangi kemacetan di jalan dengan mendorong orang beralih ke mode transportasi umum.

Alain Flausch, sekretaris jenderal UITP mengatakan bergabungnya Uber dengan asosiasi merupakan pertanda bahwa perusahaan tersebut ingin memiliki hubungan yang lebih baik dengan regulator.

Flausch juga mengatakan bahwa dia telah memberi tahu anggota UITP bahwa dia akan memeriksa perusahaan tersebut sesuai dengan janjinya.

“Ini adalah pekerjaan yang sedang berjalan dan membuat Uber bergabung adalah pertanda baik. Tentu saja mereka menyimpan model bisnis mereka tapi … mereka perlu sedikit lebih fleksibel dan terbuka untuk berbicara,” ungkapnya kepada Reuters.

Baca Juga:  Dukungan Tokoh NU Daerah Mengalir Jelang Pemilu 2024, PPP Target Tambah Suara di Jatim

Penulis: Riskiana
Editor: Eriec Dieda
Sumber: Reuters

Related Posts

1 of 2