Connect with us

Berita Utama

Ayatollah Sistani Irak Bertemu Paus Fransiskus di Najaf

Published

on

Ayatollah Sistani Irak bertemu Paus Francis di Najaf.

Ayatollah Sistani Irak bertemu Paus Fransiskus di Najaf.

NUSANTARANEWS.CO, Najaf – Ayatollah Sistani Irak bertemu Paus Francis di Najaf. Paus Fransiskus pada hari Jumat (5/3) tiba di ibu kota Irak Baghdad untuk melakukan lawatan selama tiga hari ke negara Timur Tengah itu. Paus juga akan mengunjungi Najaf, salah satu kota suci Islam Syiah.

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Ayatollah Sistani di kota suci Najaf pada Sabtu pagi.

Kantor Ayatollah Sistani mengatakan bahwa pertemuan tersebut juga membahas dan menyoroti menyoroti tantangan yang dihadapi umat manusia dewasa ini. Pembicaraan juga menekankan pentingnya peran kepercayaan kepada Tuhan dan komitmen pada nilai-nilai moral yang tinggi dalam mengatasinya.

Ayatullah Sistani juga mengungkapkan tentang peran yang dapat dimainkan oleh para pemimpin agama dan spiritual dalam menangani beberapa masalah ini. Ayatollah juga mengatakan bahwa para pemimpin agama harus mendorong pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, terutama kekuatan dunia, untuk mengutamakan rasionalitas daripada konfrontasi.

Tokoh spiritual Irak itu menekankan pentingnya upaya memperkuat hidup berdampingan secara damai dan solidaritas yang dilandasi rasa saling menghormati antar pemeluk agama dan kelompok intelektual yang berbeda.

“Warga Kristen Irak, seperti semua warga Irak lainnya, harus hidup dalam keamanan dan perdamaian serta menikmati hak-hak fundamental mereka,” katanya dengan merujuk peran yang dimainkan oleh otoritas agama dalam melindungi orang Kristen dan semua orang yang menderita tindak pidana teroris selama beberapa tahun terakhir.

Usai pertemuan tertutup sekitar satu jam tersebut, Paus Fransiskus kemudian melanjutkan perjalanan ke kota Ur di Irak, yang diyakini sebagai tempat kelahiran Nabi Ibrahim.

Seperti diberitakan, Paus tiba di Irak pada hari Jumat untuk lawatan selama tiga hari. Selain bertemu Ayatollah Sistani, Paus Fransiskus juga bertemu dengan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi dan Presiden Barham Salih.

Baca Juga:  Berguru pada Ki Hadjar Dewantara

Umat Kristen Irak belakangan telah mengalami penurunan dari hampir 1,5 juta menjadi 250.000, kurang dari 1% dari populasi selama dua dekade terakhir. Umat ​​Kristen Irak banyak meninggalkan negara itu untuk menghindari kekacauan dan kekerasan yang terjadi setelah invasi Amerika Serikat (AS) pada tahun 2003. (AS)

Loading...

Terpopuler