Connect with us

Ekonomi

Asian Development Bank Mengucapkan Terima Kasih Indonesia

Published

on

Asian Development Bank Mengucapkan Terima Kasih Indonesia

Asian Development Bank mengucapkan terima kasih Indonesia. Presiden Joko Widodo berteemu dengan Presiden ADB Mr. Masatsugu Asakawa. Foto.Dok.Asian Development Bank.

NUSANTARANEWS.CO, Aceh – Asian Development Bank (ADB) mengucapkan terima kasih Indonesia. Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa yang menegaskan kembali dukungan ADB, lembaga yang dipimpinnya untuk memprioritaskan membantu berbagai pembangunan Indonesia seperti pengembangan sumber daya manusia, konektivitas infrastruktur, dan perubahan iklim, melalui pinjaman berdaulat, dukungan pengetahuan, dan operasi sektor swasta.

“Indonesia dan ADB memiliki kemitraan yang kuat dan dibangun atas tujuan umum untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan inklusif,” kata Mr. Asakawa.

Indonesia adalah negara pertamanya yang dikunjungi sejak menjabat pada bulan Januari. Masatsugu hadir dalam peluncuran buku berjudul “Indonesia and the Asian Development Bank: Lima Puluh Tahun Kemitraan” – yang menandai kemitraan 50 tahun Indonesia dan ADB dengan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai keynote speech dalam peluncuran buku tersebut.

Seperti diketahui, Indonesia adalah negara anggota pendiri ADB. Saat ini, Indonesia adalah pemegang saham terbesar ke-enam ADB dan salah satu peminjam terbesar pula.

Selain itu juga beliau bertemu dengan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan mengunjungi proyek ADB untuk meningkatkan kondisi hidup bagi rumah tangga di Kota Makassar.

Indonesia merupakan negara anggota pendiri ADB. Saat ini, negara Indonesia adalah pemegang saham terbesar ke-enam ADB dan salah satu peminjam berdaulat terbesar.

Sejak tahun 1996, ADB telah melakukan pinjaman berdaulat dan tidak berdaulat, Investigasi ekuitas, dan menjamin total $36.68 milyar, pemberian $ 449.98 juta dan bantuan teknis senilai $460.5 juta untuk Indonesia. (M2).

Editor: Banyu

Loading...
Baca Juga:  Pajak 10% Konsumen Restoran di Nunukan Tuai Polemik, Ini Tanggapan DPRD

Terpopuler