Connect with us

Mancanegara

AS Resah dengan Kemajuan Persenjataan Rusia

Published

on

Pameran persenjataan atau alutsista Rusia. (Foto: Reuters)

NUSANTARANEWS.CO – Amerika Serikat mulai menunjukkan keresahannya terhadap perkembangan persenjataan atau alat utama sistem persenjataan (alutsista) Rusia yang terus mengalami kemajuan dalam beberapa dekade belakangan. Kekhawatiran AS tentu tak lepas dari eskalasi ketegangan di Eropa Timur yang belakangan kerap membuat tentara Rusia dan NATO berhadap-hadapan langsung.

Terbaru, AS dan Barat melalui kekuatan NATO tengah berancang-ancang menyerbu Rusia. Seperti diketahui, sejak runtuhnya Uni Soviet 25 tahun lalu, AS dan Barat secara sistematis telah mengepung dan berusaha menaklukkan Rusia.

Berbagai upaya dilakukan AS dan Barat untuk menekan Rusia. Termasuk dengan memanfaatkan kekuatan media massa mulai membentuk opini global bahwa Rusia adalah negara adidaya yang agresif yang ingin menguasai seluruh Eropa Timur.

Kini, Menteri Pertahanan AS, James Mattis mengatakan telah membahas mengenai potensi pelanggaran yang dilakukan Rusia terhadap sebuah perjanjian soal kontrol senjata. AS dan NATO telah membahas isu yang dihembuskan Amerika ini dan berencana menekan Moskows agar mengurangi program persenjataannya.

Baca juga: Terungkap Dokumen Rahasia NATO Siap Serang Rusia, Perang Dunia III Diambang Pintu

Loading...

“Kami punya keyakinan kuat bahwa Rusia telah melanggar INF,” kara Mattis berbicara kepada wartawan saat bertemu dengan Menteri Pertahanan NATO seperti dikutip Reuters, Kamis (9/11).

INF adalah perjanjian Angkatan Darat Tingkat Menengah antara Rusia dan NATO. Mattis mengatakan AS dan NATO sangat mengkhawatirkan perkembangan persenjataan militer Rusia yang sangat pesat dewasa ini. Ia mendesak Moskow tidak mengabaikan perjanjian INF.

Sekadar informasi, dalam satu dekade terakhir, Rusia berhasil menjual produk alutsistanya ke lebih dari 60 negara dunia secara signifikan, menggeser Perancis, Jerman dan Inggris. Di samping itu, Rusia juga berusaha memperluas kerjasama internasional di bidang keamanan, militer dan teknis.

Baca Juga:  Freeport Bukan Sebatas Sengketa Bisnis Tapi Geostrategic

Alutsista Rusia yang kini tengah menjadi primdona adalah sistem pertahanan udara terpadu S-400 yang belakangan banyak diminati sejumlah negara termasuk Turki, Arab Saudi, Suriah dan India. Belakangan, Qatar dikabarkan juga meminatinya. Dan Indonesia juga kepincut dengan alutsista produk Rusia, yakni Sukhoi-35 yang dibeli Menhan sebanyak 11 unit.

Lebih jauh, baru-baru ini AS juga mengungkapkan keinginannya untuk memodernisasi senjata-senjata lama seperti Minuteman III. Ide ini juga mengaca pada kemajuan Rusia yang sudah melangkah lebih jauh dalam memodernisasi persenjataannya. (ed)

Editor: Eriec Dieda/NusantaraNews

Loading...

Terpopuler