Connect with us

Ekonomi

Arus Mudik, Distribusi BBM Meningkat 64 Persen

Published

on

Aktivitas pengisian bensin di salah satu SPBU/Foto istimewa/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) aman dan distribusinya lancar.

Hingga 26 Juni 2017 atau satu hari usai Hari Raya Idul Fitri 1438 H, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, dan pasokan listrik dilaporkan dalam kondisi aman.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan, hingga saat ini sektor ESDM terus melakukan pemantauan dan siap siaga. Petugas Posko Nasional ESDM maupun tim di lapangan selalu bergantian melakukan monitoring.

Di samping itu, kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerjasama, Kementerian ESDM, Sujatmiko realisasi pendistribusian BBM dari H-16 hingga hari H+1 mengalami kenaikan yang signifikan.

Yaitu pada H-9 dengan kenaikan sebesar 64 persen dibandingkan dengan realisasi pendistribusian BBM tahun 2016 pada periode yang sama. Sedangkan pada realisasi pendistribusian BBM Tahun 2017 hari ke-17 (H+1), terdapat penurunan sebesar 4 persen dibanding tahun sebelumnya.

Secara umum, untuk sektor minyak dan gas bumi baik penyediaan stok BBM dan elpiji sampai distribusi aman selama arus balik. Ketenagalistrikan juga dipastikan aman.

“Hingga H+1 Lebaran Idul Fitri 1438 H ini, secara umum pasokan energi aman. Kini kami siapkan keamanan pasokan energi untuk periode arus balik lebaran agar masyarakat yang tengah bersilaturahmi dengan sanak saudara dan hendak kembali ke tempat tinggal masing-masing senantiasa dapat beraktivitas dengan lancar dan aman,” ungkap Sujatmiko.

Pihaknya juga fokus pada distribusi di tempat-tempat wisata. Biasanya usai silaturahmi, tempat-tempat wisata akan ramai dikunjungi.

“Kami fokus di titik-titik tersebut dan kondisi pasokan dalam kondisi aman. Demikian juga pasokan untuk arus balik, kami amankan,” tuturnya.

Baca Juga:  Fadli Zon: Fungsi Kontrol DPR Atas Kebijakan Harga BBM Sudah Diamputasi Pemerintah

Pewarta: Ricard Andika
Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler