Connect with us

Ekonomi

Anggota Gerak OK OCE Indonesia di Luar Jakarta Diklaim Sudah Capai 12 Ribu

Published

on

dpmptsp, edy junaedi, penanaman modal jakarta, iumk, umkm jakarta, iumk jakarta, gerakan ok oce, tenaga kerja jakarta, investasi jakarta, lapangan pekerjaan jakarta, pengusaha ok oce, nusantara, nusantara news, nusantaranews

OK OCE Mart. (Foto: cafe-container.blogspot.com)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Setelah berjalan hampir dua tahun di DKI Jakarta, OK OCE yang telah berevolusi dengan nama baru yaitu Gerak OK OCE Indonesia dalam 2 bulan terakhir sejak diluncurkan diklaim telah memiliki anggota lebih dari 12 ribu di luar Jakarta.

Sandiaga Uno sebagai founder Gerak OK OCE Indonesia mengatakan antusiasme masyarakat terhadap OK OCE sangat tinggi.

“Setiap kabupaten atau kota di seluruh Indonesia akan ditarget 10,000 anggota selama lima tahun kedepan dan diharapkan 20 persennya akan menjadi pewirausaha baru,” kata dia seperti dikutip dari keterangan pers, Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Baca juga: Program OK OCE Tidak Bangkrut, Malah Semakin Menggeliat

Sementara itu Ketum Gerak OK OCE Indonesia, Faransyah Agung Jaya menambahkan OK OCE di DKI telah di-upgrade agar bisa di terapkan di level nasional.

Loading...

“Satu Kabupaten atau Kota, Satu Pusat Inkubasi Wirausaha sebagai terjemahan dari One Kabupaten Kota, One Centre for Entrepreneurship. Setiap kabupaten atau kota akan didirikan Pusat Inkubasi Wirausaha yang akan dinamakan Pondok Wirausaha Indonesia yang didalamnya akan hadir trainer, mentor dan coach wirausaha yang siap membantu calon pewirausaha yang ingin naik kelas,” jelasnya.

Menurut Faran, Gerak OK OCE Indonesia menerapkan pola kolaborasi quad helix yaitu sinergitas antara institusi pendidikan, korporasi, pemerintahan dan komunitas di masyarakat.

“Pola kolaborasi ini nantinya akan saling mengisi kekosongan dan menghindari overlapping untuk kegiatan dan tujuan yang sama,” kata Faran.

Baca juga: Kepala DPMPTSP DKI: Dari 3.073 IUMK, Sebanyak 1.811 Milik Pengusaha OK OCE

Kata Faran, pusat inkubasi wirausaha di setiap kabupaten atau kota akan menjaring calon pewirausaha yang serius dan pewirausaha yang ingin naik kelas untuk mengikuti program inkubasi yang dinamakan Wiranesia Inkubator dengan lama program mulai dari satu bulan sampai dua belas bulan bekerjasama dengan asosiasi trainer, mentor, coach wirausaha di Indonesia (ARMOR Indonesia).

Baca Juga:  Multaqo Ulama, Habaib dan Cendikawan Muslim Doa untuk Kemaslahatan Bangsa

“Pewirausaha yang nantinya naik kelas diharapkan akan membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

(gdn/wbn)

Editor: Gendon Wibisono

Loading...

Terpopuler