Connect with us

Rubrika

Anggaran Reskoba Polres Nunukan Dinaikan Menjadi 1,6 Miliar

Published

on

kapolri, ipw, kapolri baru, tito karnavian, pergantian kapolri, nusantaranews

Anggaran Reskoba Polres Nunukan Dinaikan Menjadi 1,6 Miliar. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Pagu anggaran untuk unit Resort Narkotika Kepolisian Resort Nunukan Kalimantan Utara dinaikkan menjadi Rp. 1,6 miliar di tahun 2020.

Jumlah ini merupakan kebijakan dengan mempertimbangkan aspek geografis Nunukan yang terdiri dari banyak pulau, jalur-jalur illegal, serta pendaratan sepanjang garis laut di perbatasan RI-Malaysia.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro SIK.MH mengatakan, anggaran sebelumnya, unit reskoba hanya diberikan Pagu anggaran Rp. 200 juta dalam setahun dengan target 12 kasus.

“Melihat geografis Nunukan, belum lagi biaya ketika pengembangan kasus Control Delyveri ke luar pulau butuh banyak biaya, biasanya pagu segitu Maret sudah habis,” ujarnya, Senin (30/12/2019).

Data Polres Nunukan, pengungkapan kasus narkoba tahun 2019 ada 80 kasus narkoba dari 93 yang dilaporkan (crime clearance) dengan 121 tersangka, jumlah kasus menurun jika dibanding 2018 yang dibukukan sebanyak 108 kasus, crime clearance 102 dengan 155 tersangka.

Teguh mengatakan, pengungkapan narkoba di 2019 mengalami penurunan 28 perkara, penyelesaian perkara turun 9 perkara dibanding 2018.

Penangkapan tersangka 2019 turun 34 orang atau 28 persen, dibanding 2018. sementara penyitaan barang bukti narkotika sabu sabu meningkat signifikan sebanyak 10.733 gram atau 18 persen dibandingkan 2018.

Secara umum, jumlah kejahatan yang dilaporkan pada 2019 naik 25 kasus atau 18 persen dibandingkan 2018. Penyelesaian perkara pada 2019 naik 1 kasus atau 1 persen dan clearance ratenya meningkat 25 persen.

“Kejahatan paling dominan yang dilaporkan 2019 adalah kejahatan konvensional yaitu 136 kasus 99 persen dari seluruh kejahatan diikuti kejahatan kekayaan negara 1 kasus atau 1 persen,” tandasnya.

Pewarta: Eddy Santri

Loading...
Baca Juga:  Harga Sawit dan Karet Anjlok, BPN Prabowo-Sandi Pertanyakan Kemampuan Jokowi

Terpopuler